Penculikan Kacab Bank: Empat Pelaku Ditangkap, Eksekutor Masih Diburu

Akurat Banten - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya akhirnya berhasil membekuk empat pria yang diduga kuat terlibat dalam kasus penculikan seorang kepala cabang bank di Jakarta berinisial MIP.
Keempat pelaku berinisial AT, RS, RAH, dan RW ditangkap di lokasi berbeda.
"AT, RS, dan RAH kami amankan di Jalan Johar Baru III, Jakarta Pusat, sementara RW berhasil diamankan ketika hendak melarikan diri melalui bandara di Nusa Tenggara Timur," ujar Kasubdit Reserse Mobile Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy.
Resa belum mau membuka detail mengenai kronologi penangkapan maupun motif para pelaku.
Ia hanya memastikan bahwa keempatnya adalah bagian dari jaringan penculikan terhadap korban MIP.
"Saat ini masih dalam tahap pendalaman. Kami juga masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lain yang diduga ikut terlibat," katanya.
Kasus ini mencuat setelah laporan dugaan penculikan terhadap MIP diterima Polres Metro Jakarta Timur.
Menurut keterangan polisi, MIP terakhir kali terlihat di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.
"Iya benar, laporannya sudah kami terima dini hari tadi," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky.
Baca Juga: Jeritan Minta Tolong Tak Terselamatkan, Remaja 18 Tahun Tewas Terjebak Api di Kalideres
Sejak laporan masuk, tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur bersama Polda Metro Jaya langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Namun, hasil penyelidikan justru mengarah pada fakta yang lebih mengejutkan.
Korban tidak hanya diculik, tetapi juga dibunuh.
Jenazah MIP kemudian ditemukan di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, beberapa hari setelah dinyatakan hilang.
"Untuk penanganan kasus ini sepenuhnya dilakukan oleh tim Resmob Polda Metro Jaya. Mereka yang sudah berhasil menangkap beberapa pelaku, dan sekarang fokus pada pengembangan kasus," jelas Dicky.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, para pelaku tidak bertindak sendiri.
Polisi menduga masih ada eksekutor utama yang hingga kini belum tertangkap.
"Baru empat orang yang kami amankan, sedangkan eksekutornya masih buron," kata Dicky.
Penangkapan keempat pelaku ini menjadi pintu masuk penting untuk membongkar motif dan aktor utama di balik tragedi yang menimpa MIP.
Polisi masih mendalami hubungan para tersangka dengan korban, termasuk kemungkinan adanya motif ekonomi atau konflik internal yang menjadi pemicu.
Hingga kini, pihak kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap eksekutor utama.
Kasus ini mendapat perhatian besar publik mengingat korban merupakan pejabat bank yang memiliki jabatan penting.
Pihak keluarga korban pun berharap agar pelaku segera diadili dan motif kejahatan ini bisa diungkap sejelas-jelasnya.
Dengan ditangkapnya empat tersangka, polisi optimistis dapat menuntaskan kasus ini dan mengungkap siapa dalang sebenarnya di balik penculikan dan pembunuhan tragis yang menewaskan MIP.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 320.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 7Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 8Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth








