Banten

Tragis! Perlintasan Tanpa Palang Kembali Makan Korban, Minibus Rombongan Pelajaran Tersambar Kereta di Padang, 2 Orang Tewas

Andi Syafrani | 21 Agustus 2025, 16:39 WIB
Tragis! Perlintasan Tanpa Palang Kembali Makan Korban, Minibus Rombongan Pelajaran Tersambar Kereta di Padang, 2 Orang Tewas

 

AKURAT BANTEN - Kota Padang diguncang kabar duka pada Kamis siang, 21 Agustus 2025. Sebuah minibus yang ditumpangi rombongan pelajar terlibat kecelakaan maut dengan kereta api di kawasan Jati, Kecamatan Padang Timur. Insiden ini menelan dua korban jiwa, sementara lima lainnya harus menjalani perawatan intensif akibat luka-luka.

 Baca Juga: Kacab Bank Ditemukan Tewas Terikat Lakban di Sawah Bekasi, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

Kecelakaan bermula ketika sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi F 1150 FAO melaju di perlintasan tanpa palang pintu. Saat itu, kendaraan yang membawa tujuh pelajar ini mencoba menyeberang.

Namun nahas, di waktu yang bersamaan datang kereta api rute Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dari arah Simpang Haru. Tabrakan keras pun tidak bisa dihindari.

 Baca Juga: Immanuel Ebenezer, Didapuk Anggota Kabinet Pertama Prabowo Kena OTT KPK Kasus Pemerasan K3 Terhadap Beberapa Perusahaan

Benturan hebat membuat minibus terseret beberapa meter sebelum akhirnya terhenti dalam kondisi ringsek di pinggir rel. Suasana panik langsung menyelimuti lokasi. Warga sekitar yang melihat kejadian berhamburan menolong para pelajar yang sebagian besar mengalami luka cukup serius.

Dua pelajar bernama Nabila Khairunisa dan Aliya menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini. Keduanya sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawa mereka tidak berhasil diselamatkan karena mengalami luka parah di bagian vital. Kabar ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta rekan-rekan mereka di sekolah.

 Baca Juga: PWI Serang Raya Kutuk Pengeroyokan Wartawan, Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus!

Lima pelajar lainnya yang selamat, yakni Jihan, Adisti, Anisa, Azura, dan Nayala, segera dilarikan ke RS Yos Sudarso Padang. Tim medis rumah sakit memastikan mereka dalam kondisi stabil meski masih membutuhkan pengawasan ketat. Luka yang dialami cukup bervariasi, mulai dari memar hingga patah tulang.

Direktur RS Yos Sudarso menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk menangani korban.

“Kami sudah melakukan tindakan darurat dan beberapa pasien masih dalam pemantauan intensif. Kami berharap kondisi mereka bisa terus membaik,” ungkapnya.

 Baca Juga: Insiden Kekerasan Dialami Wartawan Saat Liput Sidak KLHK di Serang

Kecelakaan ini menyoroti kondisi perlintasan kereta api di kawasan Jati yang memang sejak lama dianggap rawan. Tidak adanya palang pintu pengaman membuat banyak pengendara nekat menyeberang tanpa memperhatikan datangnya kereta. Warga sekitar bahkan mengaku sudah berulang kali meminta agar pemerintah memasang fasilitas keselamatan tambahan.

 Baca Juga: Gerogoti APBN, DPR Tuntut Kemewahan Tunjangan, Sementara Rakyat Diperas Melalui Pajak

Kasat Lantas Polresta Padang yang turun ke lokasi menyatakan bahwa olah tempat kejadian perkara sudah dilakukan. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan.

“Kami akan mendalami apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain yang memicu peristiwa ini,” jelasnya.

 Baca Juga: DLH Kota Tangerang Intensif Awasi Dugaan Pencemaran di Situ Cangkring

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa keselamatan di perlintasan kereta tidak boleh diremehkan. Sekejap saja kelalaian bisa menghilangkan nyawa. Warga berharap tragedi serupa tidak kembali terulang, terlebih di lokasi-lokasi yang sudah dikenal rawan.

Kini, suasana duka menyelimuti keluarga para korban. Di sekolah, teman-teman seangkatan turut berduka dan merencanakan doa bersama untuk mengenang sahabat mereka yang telah pergi.

Masyarakat pun berharap langkah cepat dari pemerintah untuk memperbaiki keamanan di perlintasan kereta, agar kejadian memilukan seperti ini tidak lagi menghantui warga Padang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC