Jeritan Minta Tolong Tak Terselamatkan, Remaja 18 Tahun Tewas Terjebak Api di Kalideres

Akurat Banten - Warga Semanan, Kalideres, Jakarta Barat diguncang duka mendalam setelah kebakaran hebat melanda dua rumah di RT 01 RW 02 pada Rabu, 20 Agustus 2025.
Seorang remaja berinisial IZ (18) menjadi korban jiwa dalam insiden itu, meski sempat terdengar teriakan meminta pertolongan dari dalam rumah yang terbakar.
"Korban sempat berteriak minta tolong sampai empat kali," ungkap Anwar, salah satu penghuni rumah yang ikut terbakar.
Menurut Anwar, ayah korban bahkan sudah berusaha nekat menyelamatkan anaknya dengan naik ke lantai dua.
Namun usahanya terhenti saat tiba-tiba MCB (miniature circuit breaker) rumah meledak, membuat situasi kian berbahaya.
"Pas mau masuk itu MCB meledak, jadi mundur lagi karena enggak berani," kata Anwar.
Sayangnya, remaja yang sedang tertidur pulas itu tidak sempat keluar meski teman-temannya sudah berusaha membangunkan.
"Teman-temannya sudah bangunin, tapi dia tak bangun. Akhirnya teman-teman yang lain lompat keluar," jelas Anwar.
Baca Juga: Bea Cukai Soekarno Hatta Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jaringan Malaysia
Api yang melalap cepat membuat IZ tak terselamatkan dan jasadnya ditemukan di lantai dua rumah setelah kobaran berhasil dipadamkan.
Di sisi lain, keluarga Anwar juga mengalami detik-detik menegangkan saat kebakaran terjadi.
Saat api membesar, hanya istri dan ketiga anaknya yang berada di rumah.
"Istri saya gendong anak bungsu yang masih balita sambil lari keluar. Anak pertama dan kedua dibangunkan, lalu ikut keluar," ujar Anwar.
Kini Anwar bersama keluarganya terpaksa mengungsi di kantor Lurah Semanan.
Ia menuturkan, pihak kelurahan bersama Dinas Sosial sudah menyalurkan bantuan darurat untuk para pengungsi.
"Sementara kita tinggal di sini dulu, difasilitasi kelurahan dan Dinsos," katanya.
Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga baru berhasil menjinakkan api sekitar pukul 00.15 WIB setelah berjuang lebih dari satu setengah jam.
Baca Juga: PWI Serang Raya Kutuk Pengeroyokan Wartawan, Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus!
Sedikitnya delapan jiwa dari dua keluarga harus kehilangan tempat tinggal akibat insiden ini.
Di lokasi kejadian, tampak garis polisi masih terpasang mengelilingi dua unit rumah bertingkat yang hangus terbakar.
Reruntuhan kayu, genteng, serta sisa puing bangunan masih berserakan di area kebakaran.
Rumah yang hangus itu dihuni dua keluarga berbeda.
Anwar dan keluarganya tinggal di lantai satu bersama saudaranya, Asep, yang menempati lantai dua.
Sementara satu unit rumah lainnya ditempati Fatur, tempat di mana korban IZ kehilangan nyawanya.
Warga sekitar masih diselimuti rasa pilu, mengingat jeritan korban sempat terdengar jelas namun tak mampu menyelamatkan nyawanya.
Kejadian ini menambah daftar panjang musibah kebakaran di permukiman padat Jakarta Barat yang sering kali menelan korban jiwa.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!







