DPR Desak BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan hingga Sektor Informal

Akurat Banten - Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan pentingnya perluasan cakupan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan agar dapat menjangkau seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal.
Menurutnya, jutaan pekerja informal di Indonesia masih belum tersentuh layanan jaminan sosial, padahal mereka berperan vital dalam perekonomian nasional.
"Kita berharap BPJS Ketenagakerjaan ke depan tidak hanya dinikmati oleh para pekerja formal, tetapi juga pekerja informal seperti guru ngaji, pedagang kaki lima, tukang bangunan, nelayan, pengemudi ojek, buruh harian, hingga pelaku UMKM," kata Cucun.
Ia menegaskan bahwa para pekerja informal sesungguhnya adalah tulang punggung ekonomi rakyat.
"Mereka adalah tulang punggung ekonomi rakyat yang justru menghadapi risiko kerja tinggi, namun sering kali belum terlindungi oleh jaminan sosial," ujarnya.
Baca Juga: Bandara Ngurah Rai Catat Rekor Penumpang Terbanyak di Juli 2025
Karena itu, ia mendorong semua pekerja dan pemberi kerja untuk segera mendaftar dan aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Cucun menekankan bahwa kepesertaan aktif serta pembayaran iuran tepat waktu menjadi kunci utama agar manfaat perlindungan sosial dapat dirasakan maksimal ketika diperlukan.
"Saya imbau seluruh pekerja dan pemberi kerja untuk segera mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan membayar iuran tepat waktu. Kepesertaan yang aktif memastikan perlindungan berjalan optimal sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan ketika dibutuhkan," tegasnya.
Selain itu, ia mengajak BPJS Ketenagakerjaan untuk terus berinovasi melalui teknologi digital demi meningkatkan kemudahan layanan bagi peserta.
Dalam hal ini, ia menyoroti pemanfaatan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) sebagai sarana yang memudahkan pekerja untuk mengakses layanan secara langsung dari gawai mereka.
Dengan aplikasi tersebut, peserta dapat melakukan pendaftaran, memeriksa saldo, hingga mengajukan klaim manfaat tanpa harus datang ke kantor layanan.
Cucun meyakini bahwa kemudahan akses akan mendorong minat masyarakat, khususnya pekerja sektor informal, untuk ikut serta dalam program perlindungan sosial ini.
Menurutnya, keberhasilan dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja adalah pondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan nasional.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis. Upaya Deteksi Dini Kesehatan Pelajar
"Mari kita dukung BPJS Ketenagakerjaan sebagai wujud perlindungan untuk pekerja Indonesia. Pekerja yang terlindungi adalah kunci terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tanpa jaminan sosial yang memadai, risiko sosial dan ekonomi dapat meningkat, sehingga menghambat pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, perlu ada kesadaran kolektif dari semua pihak untuk memastikan seluruh pekerja di Tanah Air mendapatkan perlindungan yang layak.
Cucun menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat bekerja sama demi menciptakan sistem perlindungan tenaga kerja yang inklusif dan berkelanjutan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 3Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 4Aliansi Mahasiswa Desak Wali Kota Tangsel Copot Sekda Bambang Noertjahjo!
- 5Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 6MA Kabulkan Gugatan Subhan Palal, Istana Diancam Digeruduk: 'Mending Gibran Pulang ke Solo!'
- 7Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 8Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 9Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 10Terungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Lewat Sistem LIMS, Ada Apa dengan Listyo Sigit?








