Banten

Kebakaran Hebat di Belakang SPBU Petukangan, 55 Petugas Damkar Dikerahkan Padamkan Api

Moehamad Dheny Permana | 23 Juni 2025, 21:14 WIB
Kebakaran Hebat di Belakang SPBU Petukangan, 55 Petugas Damkar Dikerahkan Padamkan Api

Akurat Banten - Jakarta Selatan kembali diguncang insiden kebakaran yang cukup menghebohkan.

Sebuah lapak di Jalan KKN 7, RT 07/RW 05, Kelurahan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, terbakar hebat pada Senin, 23 Juni 2025.

Lokasi kebakaran yang berada di belakang SPBU Jalan M. Saidi Raya tentu saja membuat warga sekitar panik bukan main.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga: Banjir Rob Kembali Menerjang Pluit, Air Capai 55 Sentimeter dan Masuk ke Rumah Warga

“Kami menerima laporan sekitar pukul 12.36 WIB dan langsung mengerahkan 13 unit mobil pemadam beserta 55 personel ke lokasi,” ujarnya.

Tak butuh waktu lama, petugas sudah tiba di lokasi dan memulai proses pemadaman pada pukul 12.44 WIB.

Berkat kesigapan tim, api berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar 25 menit dan dilanjutkan dengan pendinginan hingga pukul 13.09 WIB.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Meski begitu, warga tetap dibuat was-was karena lokasi kebakaran sangat dekat dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Titik api berada di belakang SPBU, jadi kami benar-benar fokus agar api tidak menjalar ke tempat yang lebih berbahaya,” kata Huda.

Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

Hal ini menjadi pengingat keras bahwa instalasi listrik yang tidak aman bisa menjadi bom waktu di lingkungan padat penduduk.

Baca Juga: Tips Gaya Hidup Hemat ala Anak Muda, Dari Ngopi sampai Belanja Online

Warga sekitar sempat panik dan mencoba membantu sebisa mungkin sebelum petugas datang.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik, terutama di area permukiman padat dan kawasan usaha kecil.

Pemerintah juga diharapkan terus melakukan edukasi dan pengecekan rutin instalasi listrik di wilayah rawan.

Meski api telah padam, aroma sisa kebakaran masih menyengat di udara.

Kini warga berharap ada evaluasi dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.