Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat

AKURAT BANTEN - Proses pemadaman kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah liar di kawasan Alam Sutera, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (17/9/26) dini hari, sempat terhambat akibat masalah birokrasi.
Dua unit truk tangki suplai air bantuan dilarang masuk gerbang Tol Jakarta-Tangerang oleh petugas lantaran tidak membawa kartu e-tol.
Penahanan armada dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) ini memicu kegeraman petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) di lapangan.
Baca Juga: Harhubnas 2026, Bus Tayo dan Si Benteng Jadi Penggerak Konektivitas Warga Tangerang
Padahal, kepulan asap hitam pekat dari kebakaran lahan seluas 500 meter persegi tersebut sudah mulai mengepung jalur bebas hambatan dan membahayakan pengguna jalan.
"Kita butuh suplai air cepat, tapi dua unit tangki bantuan dari LH malah tidak boleh masuk pintu tol hanya karena tidak ada e-tol. Padahal ini kondisi sangat darurat," ujar Komandan Regu Damkar Pos Pinang, Roni Kris, di lokasi kejadian.
Akses tol mutlak diperlukan karena jalur darat menuju titik api hanya berupa jalan setapak sempit yang mustahil dilalui kendaraan besar.
Baca Juga: Usia Baru 16 Tahun, Max Dowman Ukir Rekor Gila Arsenal dan Samai Catatan Wayne Rooney!
Oleh karena itu, armada Damkar terpaksa harus menggunakan bahu jalan tol untuk melakukan penyemprotan.
Kebakaran diduga lantaran ada aktivitas pembakaran sampah ilegal oleh oknum warga di sekitar lokasi kejadian.
"Dari mulai tiba di TKP, sudah sekitar 2,5 jam. Penyebab kebakaran informasi dari warga ada yang membakar sampah," lanjut Roni.
Beruntung api akhirnya berhasil dijinakkan setelah 6 unit armada dan puluhan personel berjibaku di lokasi.
Baca Juga: Resmi! Lionel Messi Akan Ucapkan Selamat Tinggal, Laga Perpisahan Argentina Digelar 6 Oktober
Pasca insiden tersebut, pihak Damkar Kota Tangerang kata dia, meminta pengelola jalan tol segera mengevaluasi SOP darurat agar memberikan dispensasi akses bagi kendaraan penyelamat dalam kondisi krisis.
"Kami sangat berharap pengelola jalan tol bisa memberikan kelonggaran dan mempermudah akses armada penolong jika terjadi situasi darurat yang membutuhkan penanganan super cepat," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas Pengelola Jalan Tol Jakarta-Tangerang belum memberikan respons atas upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 7Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 8Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!







