Resmi! Lionel Messi Akan Ucapkan Selamat Tinggal, Laga Perpisahan Argentina Digelar 6 Oktober

AKURAT BANTEN - Lionel Messi akan kembali mengenakan seragam putih-biru Argentina untuk satu malam yang berpotensi menjadi salah satu momen paling emosional dalam sejarah sepak bola.
Federasi Sepak Bola Argentina atau AFA telah mengumumkan bahwa sang kapten akan menjalani laga perpisahan bersama Timnas Argentina pada 6 Oktober 2026.
Laga tersebut akan mempertemukan Argentina dengan Benin dalam pertandingan persahabatan di Estadio Monumental, Buenos Aires.
Stadion kandang River Plate itu akan menjadi tempat bagi publik Argentina untuk memberikan penghormatan langsung kepada pemain yang telah menjadi wajah La Albiceleste selama lebih dari dua dekade.
Baca Juga: Real Madrid Siap Bawa Pulang Martin Zubimendi! Arsenal Terancam Kehilangan Gelandang Rp1,2 Triliun
FIFA juga mengonfirmasi bahwa pertandingan tersebut akan menjadi penampilan terakhir Messi untuk Argentina.
Keputusan ini terasa istimewa karena Messi baru saja mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada 31 Agustus 2026.
Pengumuman tersebut datang setelah perjalanan Argentina hingga final Piala Dunia 2026, meski La Albiceleste akhirnya kalah 0-1 dari Spanyol setelah perpanjangan waktu.
Meski gagal menutup karier internasionalnya dengan trofi Piala Dunia kedua, Messi tetap tampil luar biasa di turnamen tersebut. Pemain berusia 39 tahun itu mencetak delapan gol dan empat assist untuk membawa Argentina mencapai partai puncak.
Catatan itu menjadi bukti bahwa hingga akhir perjalanan internasionalnya, Messi masih mampu memberi pengaruh besar bagi negaranya.
Presiden AFA, Claudio Tapia, menjelaskan bahwa keputusan mengundang Messi untuk pertandingan 6 Oktober diambil setelah berbicara dengan pelatih Lionel Scaloni.
AFA ingin memberikan kesempatan kepada kapten Argentina tersebut untuk memperoleh perpisahan yang dianggap pantas di hadapan pendukung negaranya sendiri.
Bukan hanya itu. Para pemain yang menjadi bagian dari skuad Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022 juga diundang untuk menghadiri acara tersebut bersama keluarga mereka.
Baca Juga: Messi Dijagokan Simeone untuk Ballon d'Or 2026, Performa di Piala Dunia Jadi Senjata Utama
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, laga kontra Benin akan menjadi reuni emosional bagi generasi yang membawa Argentina kembali ke puncak sepak bola dunia di Qatar.
Sebelum menghadapi Benin, Argentina dijadwalkan menjalani dua pertandingan persahabatan lainnya. Pasukan Lionel Scaloni akan lebih dahulu bertemu Bolivia di Cordoba pada 30 September, kemudian menghadapi Burkina Faso di Estadio Monumental pada 3 Oktober.
Namun, Messi tidak diproyeksikan tampil dalam dua pertandingan tersebut. Laga melawan Benin akan menjadi panggung khusus untuk sang legenda.
Dengan koleksi 125 gol dari 207 penampilan, Messi sudah tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Argentina. Jika tampil pada 6 Oktober, ia akan menutup karier internasionalnya dengan 208 caps.
Baca Juga: Rahasia Kebugaran Cristiano Ronaldo di Usia 41 Tahun Ternyata Bukan Diet Mewah
Perjalanan Messi bersama Argentina dimulai pada 2005 ketika ia masih berusia 18 tahun. Dalam dua dekade berikutnya, ia mengalami hampir semua emosi yang bisa dirasakan seorang pesepak bola.
Beberapa emosi itu yaitu kekalahan di final Piala Dunia 2014, kekecewaan Copa America, pensiun singkat pada 2016, hingga akhirnya kembali dan membawa Argentina meraih Copa America 2021, Copa America 2024, serta Piala Dunia 2022.
Kini, bab terakhir akan ditulis di Buenos Aires. Tidak ada final Piala Dunia. Tidak ada perebutan trofi. Namun, duel persahabatan Argentina melawan Benin akan memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan.
Pada 6 Oktober 2026, Estadio Monumental akan menjadi panggung untuk satu pesan sederhana dari publik Argentina kepada pemain nomor 10 mereka, yaitu terima kasih untuk perjalanan yang panjang, penuh luka, penuh kemenangan, dan akhirnya berubah menjadi sejarah.
Baca Juga: Kylian Mbappe Didenda Rp 1,2 Miliar dalam Sengketa dengan PSG, Ini Penyebabnya
Bagi Messi, itu akan menjadi laga terakhir bersama Argentina. Bagi jutaan pendukung La Albiceleste, itu adalah kesempatan terakhir untuk mengucapkan selamat tinggal kepada seorang kapten yang selama lebih dari 20 tahun membawa mimpi satu bangsa di pundaknya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bukan Gibran? Prabowo Disebut Punya 4 Kandidat Cawapres, Ada Nama Mengejutkan
- 2Gugatan Ijazah Gibran di MK Mulai Terbaca, Alasan Ini Bisa Bikin Permohonan Kandas!
- 3Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
- 4Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Pramono Anung Buka Suara, 'Ada Pesan Penting untuk Pemerintah'
- 5Gibran Disorot Dino Patti Djalal Gegara Gugatan MK, Kalimat “Bela Diri” Ini Bikin Heboh!
- 6Roy Suryo Bongkar Kejanggalan Dokumen Pendidikan Gibran, Ada Keterangan yang Dipertanyakan
- 7Langit Malam 14 September Bikin Geger, Bulan dan Venus Ternyata Punya 'Pertunjukan' Khusus
- 8Purbaya Dicopot Prabowo, Isi Garasinya Bikin Kaget: Ada Mobil Miliaran Rupiah!
- 9Arsenal Hajar Ipswich 4-2, 5 Pemain Ini Jadi Sorotan: Bocah 16 Tahun Curi Perhatian!
- 10Resmi! Lionel Messi Akan Ucapkan Selamat Tinggal, Laga Perpisahan Argentina Digelar 6 Oktober










