Banten

KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf

Handrian Setiawan | 16 September 2026, 19:35 WIB
KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf
KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf - Istimewa

AKURAT BANTEN - Potensi ekonomi kreatif di Banten mulai diarahkan menjadi bagian dari pengembangan kawasan ekonomi khusus berbasis industri dan investasi.

Sinar Mas Land melalui PT Surya Inter Wisesa selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI.

Guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang investasi, kolaborasi pun tercipta dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Collaboration on Creative Economy Development pada 14 September 2026.

Baca Juga: Bikin Penasaran! Jersey Ketiga Timnas Indonesia Disebut Rilis 17 September 2026, Seperti Apa Desainnya?

MoU dilakukan Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty bersama Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati, dalam rangkaian Indonesia Application Summit (IN-APPS) 2026 di Nusantara Hall, ICE BSD City.

Dari sisi ekonomi, kerja sama ini membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, mulai dari pengembangan talenta, pertukaran informasi, fasilitasi regulasi dan perizinan, hingga penjajakan peluang investasi di subsektor ekonomi kreatif.

Forum IN-APPS 2026 sendiri mengangkat tema “Application as the New Engine of Creative Economy Growth”. Pertemuan tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, serta pemangku kepentingan teknologi dan ekonomi kreatif untuk membahas perkembangan industri aplikasi dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Setelah Ribuan Ikan Mati Pekan Lalu, Kini Air di Situ Cangkring Mengeluarkan Bau Menyengat dan Berminyak

Banten Masuk Lima Besar

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya mengatakan, perkembangan aplikasi digital telah mengubah posisi subsektor tersebut dalam perekonomian yang kini aplikasi digital tak hanya berfungsi sebagai instrumen pendukung bisnis, tetapi berkembang menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi, termasuk ekonomi kreatif.

“Hal ini sejalan dengan upaya Kemenekraf/Bekraf RI untuk terus memperkuat kolaborasi antara KEK ETKI Banten dan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendorong sektor ekonomi kreatif agar semakin memberikan nilai tambah, membuka lapangan pekerjaan, serta berkontribusi terhadap PDB daerah,” ujar Teuku Riefky dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

Potensi tersebut juga terlihat dari posisi Banten yang disebut masuk lima besar daerah dengan investasi dan ekspor yang masuk ke sektor ekonomi kreatif. Sehingga menurutnya, potensi tersebut membuat kontribusi Sinar Mas Land melalui KEK ETKI Banten perlu terus dikembangkan.

Baca Juga: Buntut OTT Kepala BPN, Warga Tanah Tinggi Buka Suara Soal Dugaan Pungli PTSL Rp27,5 Juta

Bidik Industri hingga Talenta Kreatif

Sementara itu, Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty mengatakan, ekonomi kreatif memiliki peluang menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang tidak hanya bertumpu pada kreativitas, tetapi juga mendorong inovasi, penciptaan lapangan kerja, serta membuka akses pasar global.

“Potensi inilah yang ingin kami kembangkan di KEK ETKI Banten dengan menghadirkan ruang bagi pelaku industri dan talenta kreatif untuk tumbuh, menghasilkan karya, serta mengembangkan usahanya,” kata Lindawaty.

Melalui kerja sama dengan Kemenekraf/Bekraf RI, KEK ETKI Banten berupaya menghubungkan kebutuhan industri dengan talenta serta peluang investasi di sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga: Roy Suryo Minta Rp206 Juta, Hakim Cuma Beri Rp5 Juta! Responsnya Bikin Kaget

Dengan ekosistem yang terintegrasi, kawasan tersebut diarahkan untuk mempertemukan pelaku usaha, investor, pemerintah, dan sumber daya manusia kreatif dalam satu rantai ekonomi.

Kerja sama terbaru ini merupakan lanjutan kolaborasi antara KEK ETKI Banten dan Kemenekraf/Bekraf RI yang telah berjalan sejak 2025.

Sejumlah agenda di antaranya partisipasi dalam Dubai Investment Forum, business matching dengan calon investor, serta pembahasan potensi investasi pada subsektor film, animasi, dan video.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan potensi KEK ETKI Banten dengan kebutuhan industri dan peluang investasi ekonomi kreatif. Ke depan, sinergi kedua pihak tidak hanya diarahkan untuk memperluas investasi, tetapi juga memperkuat inovasi dan pengembangan talenta serta sumber daya manusia.

Baca Juga: Infrastruktur IT Badan Gizi Nasional Lumpuh, Sinkronisasi Data MBG di Lapangan Kacau

Dengan mempertemukan pemerintah, dunia usaha, investor, pelaku industri, dan talenta kreatif, KEK ETKI Banten berpeluang menjadi salah satu simpul pengembangan industri kreatif yang berorientasi pada pertumbuhan bisnis dan pasar global. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.