Kinerja Buruk dan Tak Transparan, PT TNG Dianggap Gagal Total Jalankan Amanat Daerah

AKURAT BANTEN - Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) kembali disorot publik. Ketua Kebijakan Publik, Ibnu Jandi, menilai perusahaan yang berdiri sejak tahun 2016 itu gagal total dalam memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang.
Direktur Kebijakan Politik Tangerang, Ibnu Jandi menyebutkan, berdasarkan kajian dan analisisnya terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, hingga tahun 2024, kontribusi PT TNG terhadap PAD tercatat nihil atau 0 persen.
Ibnu Jandi menyatakan, PT TNG baru pada tahun 2023 yang dilaporkan pada tahun 2024, perusahaan tersebut menyumbang pendapatan asli daerah sekitar Rp350 juta.
Baca Juga: AQUA dari Sumur Bor Danone Tak Bisa Mengelak Meski Sudah Klarifikasi, Siap-siap Bangkrut?
“Sejak berdirinya PT TNG tahun 2016, hasil LHP BPK RI itu 0 persen sampai 2023. Baru tahun kemarin Pemda dapat Rp350 juta. Kinerja selama 7 tahun ini menurut saya lebih baik dibubarkan saja karena tidak bisa memberikan kontribusi terbaik untuk PAD Kota Tangerang,” ujar Ibnu Jandi, Rabu (22/10/2025).
Menurutnya, manajemen PT TNG tidak menunjukkan profesionalitas dan transparansi dalam menjalankan delapan bidang usaha yang diamanatkan oleh Peraturan Daerah (Perda).
“Manajemennya buruk. Dari delapan item usaha yang diberikan, semuanya tidak jelas. Tidak transparan juga soal apa saja bisnisnya SPBU, parkiran, angkutan bus, dan sebagainya. Berapa omset tiap bidang usaha? Harusnya ada laporan progresif ke kepala daerah. Jangan kepala daerah dibohongi terus,” tegasnya.
Baca Juga: RESMI! Sejarah Baru Pupuk Murah: HET Anjlok 20 Persen, APBN Malah Untung Rp10 Triliun
Ibnu Jandi menambahkan, selama ini PT TNG juga mendapatkan penyertaan modal yang cukup besar dari Pemkot Tangerang.
Berdasarkan hasil kajiannya, total dana penyertaan modal mencapai sekitar Rp43 miliar.
Namun, dana tersebut dinilainya tidak menghasilkan dampak signifikan bagi keuangan daerah.
Baca Juga: Menjawab Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Anak Buah Menkeu Purbaya Ungkap Hal Penting untuk November 2025
“Catatan analisa saya, sekitar Rp43 miliar penyertaan modal sudah diserahkan. Tapi hasilnya cuma Rp350 juta. Ini tidak berbanding lurus dan tidak sebangun dengan semangat usaha,” ujarnya.
Ia juga menyoroti lemahnya perencanaan bisnis di tubuh manajemen PT TNG yang dinilai tidak memiliki business plan dan work plan yang jelas.
“Direktur utamanya nampaknya tidak punya pola perencanaan bisnis yang matang. Kalau kinerjanya bagus, modal Rp43 miliar itu bisa berkembang. Tapi kalau seperti sekarang, ya kasihan, uang rakyat habis tanpa hasil,” kata Ibnu Jandi.
Sebagai langkah perbaikan, Ibnu Jandi mendorong agar Wali Kota Tangerang mengambil langkah tegas dengan melakukan audit independen terhadap PT TNG secara menyeluruh dan transparan.
Sebab, PT TNG merupakan BUMD yang dibentuk Pemerintah Kota Tangerang untuk mengelola berbagai sektor usaha. Namun, hingga kini kinerja dan kontribusinya terhadap PAD tidak signifikan.
“Saya sarankan kepala daerah berani melakukan audit independen yang transparan. Supaya jelas kemana uang rakyat itu digunakan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 220.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 7Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 8Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth








