Banten

Jalur Kereta Api Kabupaten Grobogan Lumpuh Total Karena Banjir Akibat Tanggul Jebol Dan Luapan Air Sungai

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 6 Februari 2024, 17:42 WIB
 Jalur Kereta Api Kabupaten Grobogan Lumpuh Total Karena Banjir Akibat Tanggul Jebol Dan Luapan Air Sungai

AKURAT BANTEN - Sebuah tayangan video yang diunggah akun @jaluxxx di media sosial X tentang musibah banjir yang melanda daerah Gubung di Kabupaten Grobogan Jawa Tengah melumpuhkan jalur kereta lintas Brumbung – Ngrombo – Gambringan di dekat Stasiun Gubug.

Diketahui curah hujan deras terjadi sejak Senin (5/2/2024) malam, telah memicu luapan Sungai Tuntang hingga menggenangi jalur kereta api.

Tampak dalam video tersebut arus air menghanyutkan kayu-kayu melewati rel kereta api.

“Jalur kereta api ini ditutup sementara. KA yang melintas antara Semarang – Cepu dan sebaliknya dialihkan melalui jalur Kedungjati – Gundih – Gambringan,” tulis akun tersebut, dikutip Selasa (6/2/2024).

Akibat banjir dan arus air yang deras tersebut menyebabkan beberapa jalur transportasi utama yang menghubungkan wilayah Pantura dengan beberapa kabupaten di wilayah selatan di Jawa Tengah terputus.

Baca Juga: Kereta Rangkasbitung Alami Gangguan, Gunakan Satu Jalur

Baca Juga: Gas Pabrik Es Balok di Tangerang Bocor, Puluhan Warga Alami Mata Perih dan Sesak Napas

Baca Juga: Usut Kasus Situ Ranca Gede Jakung, 33 Orang diperiksa Kejati Banten

Dari beberapa unggahan video di medsos, jalur Semarang-Purwodadi tepatnya di daerah Gubug, Grobogan serta jalur Kedungjati Gubug di area Gardusili dan jalur Ngroto Jeketro, di mana jembatan Ngroto tidak bisa dilewati kendaraan.

Kepala BPBD Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, bahwa tanggul Sungai Jragung di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Grobogan jebol akibat tidak kuat menahan debit air.

“Tanggul sungai jebol pada Senin (5/2/2024) malam, dan tim BPBD Grobogan langsung ke lokasi kejadian,” ujarnya pagi ini.

Sedangkan genangan air yang menggenangi permukiman penduduk dan areal pertanian milik warga tersebut, salah satu sebabnya diakibatkan oleh curah hujan tinggi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.