Banten

Diduga Alami Rem Blong, Truk Tubruk Belasan Kendaraan di Lampu Merah Dawuan-Cikampek, 2 Tewas dan 5 Luka-luka

Andi Syafrani | 29 November 2025, 13:36 WIB
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tubruk Belasan Kendaraan di Lampu Merah Dawuan-Cikampek, 2 Tewas dan 5 Luka-luka

AKURAT BANTEN - Kecelakaan beruntun menggemparkan kawasan lampu merah Dawuan, Cikampek, Jawa Barat, pada Sabtu (29/11/2025) pagi. Sekitar pukul 07.45 WIB, arus kendaraan yang tengah berhenti di perempatan mendadak porak-poranda setelah sebuah truk melaju kencang dan menyambar deretan kendaraan di depannya. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kasatlantas Polres Karawang, AKP Abdurrohman Hidayat menjelaskan bahwa informasi awal mengarah pada dugaan rem blong.

Truk yang melaju dari arah Jomin menuju Bekasi tidak dapat berhenti ketika lampu sedang merah, sehingga menghantam kendaraan yang terparkir rapi menunggu giliran jalan.

Baca Juga: AKHIR DRAMA Maut SISWA PELOSOK! Prabowo Bentuk Satgas DARURAT JEMBATAN, Kerahkan Zeni TNI & Brimob, Target Ratusan Ribu Unit!

“Data sementara seperti itu, namun masih kami pastikan kembali,” ujar Abdurrohman saat dikonfirmasi pada Sabtu pagi.

Dalam insiden tersebut, total 13 kendaraan terlibat—terdiri dari 6 mobil dan 7 sepeda motor. Benturan keras membuat beberapa motor terseret hingga beberapa meter, sementara mobil-mobil tampak ringsek di bagian belakang dan samping. Kepanikan warga sekitar pun tak terhindarkan, terlebih suara benturan terdengar cukup keras dari jarak jauh.

Para korban langsung dibawa ke RS Karya Husada yang jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian. Petugas medis menangani korban luka, sementara dua jenazah disemayamkan untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.

Beberapa saksi mata menyebut detik-detik kecelakaan berlangsung sangat cepat dan tidak memberi ruang bagi pengendara lain untuk menghindar.

Baca Juga: Sentuhan Emas Sang Guru: Umi Salamah, Wanita yang Rela Jadikan Rumahnya Sekolah, Tersentuh Pidato Prabowo: 'Beliau Keren!'

Sopir truk berinisial T telah diamankan oleh pihak kepolisian. Dari hasil pemeriksaan awal, T disebut dalam kondisi sadar dan fit saat kejadian.

“Kondisinya fit, tidak mengantuk sama sekali,” jelas Abdurrohman.

Sejumlah petugas Satlantas kemudian melakukan olah TKP, termasuk memeriksa kondisi fisik truk serta melakukan rekaman ulang menggunakan CCTV yang berada di sekitar simpang Dawuan. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memastikan penyebab pasti kecelakaan, meski dugaan kuat tetap mengarah pada malfungsi sistem pengereman.

Hingga siang hari, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat karena proses evakuasi kendaraan yang rusak. Petugas menggunakan derek untuk memindahkan mobil-mobil yang ringsek dan membersihkan puing-puing yang berserakan di jalan raya.

Baca Juga: P3C Nilai Revitalisasi Pasar Ciputat Gagal, Pedagang Luar Pasar Dinilai Diistimewakan

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, terutama bagi pengemudi kendaraan besar untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum beroperasi. Perawatan sistem rem, kata Abdurrohman, menjadi salah satu yang paling krusial.

Investigasi lanjutan masih berjalan, termasuk meminta keterangan saksi tambahan, memeriksa teknis kendaraan, serta menelusuri apakah ada kelalaian lain yang turut memicu kecelakaan beruntun tersebut.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC