Banten

Tanjung Lesung Bersinar di Panggung Wisata Nasional, Ribuan Wisatawan Padati Exciting Banten Festival 2025

Moehamad Dheny Permana | 10 November 2025, 04:31 WIB
Tanjung Lesung Bersinar di Panggung Wisata Nasional, Ribuan Wisatawan Padati Exciting Banten Festival 2025

Akurat Banten - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten, kian menunjukkan pesonanya sebagai destinasi wisata masa depan Indonesia.

Akhir pekan ini, kawasan tersebut menjadi pusat perhatian ribuan wisatawan setelah sukses menggelar Exciting Banten Festival 2025, ajang yang memadukan keindahan alam, budaya, dan ekonomi kreatif daerah.

Lebih dari 2.000 pengunjung memadati lokasi sejak pagi, menikmati beragam pertunjukan dan atraksi yang dirancang untuk memperkenalkan wajah baru pariwisata Banten.

Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusuma, menyebut gelaran ini bukan sekadar festival, tetapi langkah strategis untuk mempertegas posisi Banten dalam peta wisata nasional.

“Ini adalah momentum besar untuk memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya Banten ke seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dimyati menegaskan bahwa potensi Banten tidak boleh berhenti di tingkat lokal.

Ia mendorong agar pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat bersinergi memperkuat sektor pariwisata yang kini menjadi tulang punggung ekonomi kreatif.

Menurutnya, KEK Tanjung Lesung telah memiliki infrastruktur dan dukungan regulasi yang cukup kuat untuk berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat global.

Ia juga mengapresiasi langkah kolaboratif berbagai pihak yang terus berupaya mengangkat citra kawasan tersebut.

Baca Juga: Harapan yang Jadi Nyata, Prabowo Penuhi Janji Nobatkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional

“Melalui festival ini, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun Tanjung Lesung menjadi destinasi kebanggaan Banten dan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Banten West Java selaku pengelola kawasan, Poernomo Siswoprasetijo, mengungkapkan optimisme yang sama.

Ia menilai antusiasme masyarakat terhadap festival ini menunjukkan bahwa Tanjung Lesung memiliki daya tarik yang semakin kuat, tidak hanya bagi wisatawan domestik, tetapi juga pasar mancanegara.

“Potensi Tanjung Lesung luar biasa. Kami melihat langsung dampak positifnya bagi ekonomi lokal, mulai dari meningkatnya okupansi hotel hingga geliat pedagang dan pelaku wisata,” ungkap Poernomo.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa KEK Tanjung Lesung bukan sekadar kawasan rekreasi, tetapi juga penggerak ekonomi yang membuka peluang kerja dan investasi baru bagi masyarakat sekitar.

Festival yang berlangsung meriah itu menampilkan ragam kegiatan yang menggambarkan kekayaan potensi Banten.

Baca Juga: KGPH Hangabehi Anak Tertua Mendiang PB XIII Bocorkan Fakta Penting, Penetapan Raja Jawa yang Baru Ternyata Belum Final

Mulai dari tour jip bersama Indonesia Offroad Federation (IOF) yang mempromosikan wisata petualangan, pertandingan tinju oleh Pertina Banten, hingga catur wisata dari Percasi yang menarik minat pengunjung lintas usia.

Selain itu, pameran UMKM dan pertunjukan seni budaya daerah juga menambah semarak suasana, memperlihatkan perpaduan antara tradisi dan modernitas yang menjadi identitas baru pariwisata Banten.

Poernomo berharap, Exciting Banten Festival dapat menjadi agenda tahunan berskala nasional.

“Kami bangga bisa menjadi tuan rumah acara yang membawa manfaat besar bagi masyarakat dan ekonomi daerah. Ke depan, Tanjung Lesung akan terus kami kembangkan sebagai ikon wisata bahari dan budaya berkelas dunia,” ujarnya.

Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal, Tanjung Lesung kini bukan lagi sekadar destinasi pantai, melainkan simbol kebangkitan pariwisata Banten menuju era baru yang lebih gemilang.**

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.