Banten

Polisi Fokus Analisa Gerak-Gerik Mencurigakan di Pemakaman Lubang Buaya Terkait Penemuan Jasad Bayi

Moehamad Dheny Permana | 31 Juli 2025, 21:26 WIB
Polisi Fokus Analisa Gerak-Gerik Mencurigakan di Pemakaman Lubang Buaya Terkait Penemuan Jasad Bayi

Akurat Banten - Polisi masih menyelidiki kasus penemuan jasad bayi dalam karung yang menggegerkan warga Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

Penyidik kini menelusuri berbagai rekaman CCTV dan kesaksian warga guna mengidentifikasi siapa pelaku pembuangan jasad tersebut.

“Saat ini kami sedang menganalisis rekaman CCTV dari beberapa titik di sekitar lokasi,” kata Iptu Edy Handoko, Kanit Reskrim Polsek Cipayung.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya juga memeriksa pergerakan orang-orang yang berada di sekitar lokasi kejadian sebelum jasad bayi ditemukan.

Bungkusan berisi jasad bayi itu ditemukan di sebuah area yang diketahui merupakan lahan milik warga dan difungsikan sebagai pemakaman keluarga.

Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga terhadap bau menyengat yang tidak seperti bau sampah biasa.

“Saya sempat mencium bau aneh, tidak seperti sampah. Ternyata setelah diperiksa, itu jasad bayi,” ungkap seorang warga.

Menurut informasi dari warga sekitar, ada dua orang tak dikenal yang terlihat memasuki area pemakaman beberapa waktu sebelum kejadian.

Lokasi tersebut adalah jalan buntu, sehingga gerak-gerik mereka memancing kecurigaan.

“Kedua orang itu sempat ditegur warga karena jalan ke dalam area itu seharusnya hanya untuk keluarga atau pengurus makam,” ujar Kuswantoro, Sekretaris RT 06/RW 06.

Baca Juga: Aksi Modus Penipuan Berkedok Debt Collector di Bekasi, Polisi Bekuk 4 Pelaku

“Tapi mereka cuma bilang dari dalam lalu pergi begitu saja,” tambahnya.

Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini, namun sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

Petunjuk berupa rekaman CCTV serta laporan warga diharapkan bisa membantu mengungkap identitas pelaku.

"Kami terus mengumpulkan informasi dari warga, mungkin ada yang melihat motor atau kendaraan mencurigakan di sekitar TKP," jelas Iptu Edy.

Jasad bayi tersebut kini telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi lebih lanjut.

Berdasarkan pengamatan awal, tubuh bayi sudah membiru namun belum mengalami pembusukan berat.

Hal ini menandakan bahwa kematian bayi terjadi lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.

“Bayi itu diduga baru saja dilahirkan. Namun kami belum dapat memastikan jenis kelaminnya karena bungkusan tidak kami buka di lokasi. Semuanya kami serahkan kepada pihak rumah sakit,” tambah Edy.

Pihak kepolisian kini menunggu hasil autopsi dari RS Polri, yang diharapkan dapat mengungkap waktu pasti kematian serta kemungkinan tanda-tanda kekerasan atau penyebab lainnya.

Di sisi lain, warga sekitar mengaku terguncang dengan temuan ini. Beberapa ibu bahkan merasa takut untuk membiarkan anak mereka bermain di sekitar lokasi.

“Baru kali ini ada kejadian seperti ini di kampung kami. Harapannya pelaku segera tertangkap dan diberi hukuman setimpal,” kata Sulastri.

Baca Juga: Pemerintah dan KPK Bahas Sinkronisasi Hukum, Revisi KUHAP Masih Tahap Serap Aspirasi

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan proaktif dalam memberikan informasi.

"Jika ada yang mengetahui sesuatu, kami harap segera melapor ke Polsek Cipayung," tutup Edy.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.