Teror Samurai di Cengkareng, Pelaku Curi Motor dan HP

Akurat Banten - Jakarta Barat digemparkan oleh aksi kriminal nekat yang melibatkan senjata tajam jenis samurai.
Seorang pria berinisial R alias P diduga menjadi pelaku pencurian sepeda motor dan telepon seluler di kawasan Jalan Puskesmas, Kecamatan Cengkareng.
Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran polisi.
Kasus ini tengah ditangani oleh Polsek Metro Cengkareng dan masih dalam tahap penyelidikan intensif.
Baca Juga: Dituduh Tolak Motor Bodong, Wanita di Tangerang Disabet Celurit
"Kami terus mendalami kasus ini dan memburu pelaku yang mengancam korban menggunakan senjata tajam," ujar Kasubid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak.
Korban dalam peristiwa ini adalah RIA, yang melaporkan kejadian ke Polda Metro Jaya.
Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula saat ia bersama seorang saksi berinisial MR berniat mengambil ponsel milik MR yang sebelumnya dibawa pelaku R.
Keduanya setuju untuk bertemu di kawasan Pasar Rakyat Cengkareng (PRC) sesuai janji pelaku.
Baca Juga: Kisruh Warisan Berujung Penganiayaan, Wanita di Depok Babak Belur Dikeroyok Sepupu Sendiri
Setiba di lokasi, korban dan saksi bertemu dengan seorang pria berinisial I, yang mengaku akan mengantar mereka menemui R.
Mereka kemudian menuju ke daerah Bedeng dan akhirnya bertemu pelaku di Jalan Puskesmas.
Namun pertemuan itu berubah jadi aksi mencekam. Ketika MR menanyakan ponselnya, R yang ditemani dua rekannya justru mengeluarkan samurai dan mengancam korban serta saksi.
Dengan nada mengintimidasi, pelaku memerintahkan mereka menyerahkan motor dan ponsel.
Korban sempat mencoba mempertahankan barang miliknya, namun pelaku berhasil merampas sepeda motor dan ponsel lalu kabur dari lokasi.
Akibat kejadian ini, korban menderita kerugian sekitar Rp5,5 juta.
Baca Juga: Menag Nasaruddin Tegaskan Haji 2025 Aman, Ogah Komentar Soal Dugaan Korupsi Era Sebelumnya
“Upaya pengejaran terus dilakukan. Kami minta masyarakat tetap waspada dan segera melapor bila melihat pelaku,” kata Reonald.
Polisi juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat melakukan pertemuan dengan orang asing, apalagi di lokasi yang sepi dan tanpa pengawasan.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kehati-hatian dan kewaspadaan adalah kunci utama menghindari aksi kejahatan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 220.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 7Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 8Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth








