Banten

Tok! Iran Resmi Umumkan Genjatan Senjata dengan Israel Lewat Televisi Nasional

Andi Syafrani | 24 Juni 2025, 19:01 WIB
Tok! Iran Resmi Umumkan Genjatan Senjata dengan Israel Lewat Televisi Nasional

AKURAT BANTEN - Siaran televisi pemerintah Iran mengejutkan publik internasional setelah menayangkan pengumuman gencatan senjata dengan Israel, meski di saat bersamaan serangan rudal masih menghantam wilayah Israel. Situasi ini menimbulkan kebingungan, terutama karena sirene peringatan masih terus meraung di beberapa kota di Israel.

Baca Juga: HEBOH! Netizen Brasil Serbu Akun Instagram Prabowo, Minta Presiden Selamatkan Pendaki Juliana di Rinjani

Dikutip dari Associated Press pada Selasa, 24 Juni 2025, pengumuman gencatan senjata disampaikan lewat tampilan visual di layar tanpa penjelasan verbal yang menyeluruh. Iran tak menyampaikan pernyataan resmi mengenai serangan rudal yang terjadi setelah pengumuman tersebut.

Padahal, hanya dalam dua jam terakhir, Israel telah mengeluarkan enam peringatan rudal, meminta warganya segera mencari perlindungan.

Baca Juga: Evaluasi Haji 2025 Jadi Sorotan, DPR Buka Peluang Bentuk Pansus Khusus Lagi

Serangan itu tak hanya menciptakan kepanikan, tapi juga menimbulkan korban jiwa. Tiga orang di kota Beer Sheva dilaporkan tewas akibat hantaman rudal, sementara sejumlah lainnya mengalami luka. Otoritas Israel masih memantau perkembangan situasi dan meminta masyarakat tetap berlindung sampai ada perintah lebih lanjut.

Baca Juga: Drama Akuisisi Rp1,2 Triliun: KPK Sita Senpi hingga Mobil Mewah dari Kasus ASDP-Jembatan Nusantara

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa belum ada kesepakatan resmi terkait penghentian operasi militer antara kedua negara.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari CNN, Araghchi menegaskan bahwa Iran bersedia menghentikan serangan hanya jika Israel terlebih dahulu menghentikan agresinya.

Baca Juga: HEBOH! 7,3 Juta Peserta BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Dinonaktifkan: Ini Penyebab, Solusi Reaktivasi, dan Dampaknya!

“Sampai saat ini tidak ada kesepakatan apapun soal gencatan senjata atau penghentian operasi militer. Namun kami siap menghentikan serangan jika Israel berhenti lebih dulu,” kata Araghchi.

Di balik layar diplomasi, peran Amerika Serikat disebut cukup signifikan dalam mendorong gencatan senjata ini. Presiden Donald Trump disebut telah meminta bantuan Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, untuk melobi Iran agar menghentikan serangan.

Hasil lobi itu disebut-sebut berhasil membawa Iran ke meja gencatan senjata, meskipun implementasinya di lapangan masih diragukan.

Baca Juga: Iran Bantah Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel, Tuntut Zionis Hentikan Serangan Duluan

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Iran telah menyepakati usulan gencatan senjata dari AS, tapi tampaknya masih ada tarik-ulur di medan tempur. Belum ada konfirmasi dari pihak Israel mengenai apakah mereka menerima atau menolak tawaran gencatan senjata ini.

Situasi masih berkembang cepat, dan banyak pihak internasional mendesak kedua negara untuk menahan diri. Dunia kini menanti, apakah pengumuman gencatan senjata dari Iran hanyalah sinyal politik semata, atau benar-benar akan diikuti dengan langkah nyata untuk meredakan ketegangan di kawasan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC