Banten

Brian Yuliarto, Guru Besar ITB yang Kini Menjabat Mendiktisaintek, Ini Prestasi dan Total Kekayaannya!

Syahganda Nainggolan | 20 Februari 2025, 10:49 WIB
Brian Yuliarto, Guru Besar ITB yang Kini Menjabat Mendiktisaintek, Ini Prestasi dan Total Kekayaannya!

AKURAT BANTEN - Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro jadi menteri pertama yang diberhentikan oleh Presiden Prabowo dalam reshuffle Kabinet Merah Putih.

Jabatannya kemudian diisi oleh Brian Yuliarto yang resmi dilantik Istana Negara pada Rabu, 19 Februari 2025.

Baca Juga: Waspada! Baterai HP Kembung Bisa Meledak! Ini Cara Mencegahnya

Dengan pelantikan ini, Brian akan menjabat sebagai Mendiktisaintek Kabinet Merah Putih untuk periode 2025-2029.

Profil Brian Yuliarto

Brian Yuliarto lahir di Jakarta, 27 Juli 1975 dan telah berkecimpung sebagai akademisi dengan melahirkan banyak karya terkait pengembangan nanomaterial.

Ia adalah Guru Besar Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung.

Dengan gelar Prof. Brian Yuliarto, S.T, M.Eng., Ph.D., saat ini ia menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB untuk periode 2025-2029.

Brian menyelesaikan studi S1 di Jurusan Teknik Fisika ITB pada tahun 1999.

Baca Juga: Bantuan Anak Yatim Piatu Sudah Cair Belum? Cek Informasi Penyaluran Bansos Atensi YAPI 2025 Berikut!

Kemudian ia melanjutkan S2 dan S3 di Universitas Tokyo Jepang dengan mengambil Teknik Kuantum pada 2002 dan 2005.

Namanya tercatat memiliki 326 publikasi jurnal ilmiah terindeks Scopus dan 410 publikasi jurnal ilmiah terindeks Google Scholar.

 

 

Karier di Bidang Akademisi

Brian kembali ke ITB pada 2006 untuk menjadi dosen dan peneliti hingga sekarang.

Selain menjadi Wakil Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, ITB periode 2025-2029, Brian pernah menjadi Dekan Fakultas Teknologi Industri, ITB periode 2020-2025.

Baca Juga: Viral! Gigi Berlubang Renggut Nyawa Suami Amanda

Ia juga menjadi Visiting Professor University of Tsukuba pada 2021 hingga sekarang.

Brian menjadi Peneliti Post Doctoral, Advanced Industrial Science and Technology (AIST) Jepang, periode 2005-2006

Penghargaan yang Pernah Diraih

Habibie Prize 2024 untuk Bidang Rekayasa

Top 1 Researcher Nanoscience and Nanotechnology Indonesia, AD Scientific Index, Stanford University, 2023

The World's Top 2% Scientist AD Scientific Index, Stanford University 2022, 2023, dan 2024

Peringkat 18 Indonesia Top 10.000 Scientist (2023, 2024), AD Scientific Index, Stanford University

Baca Juga: Mobil Mewah Alphard Isi BBM Jenis Petralite, Terciduk di Area Km 45 Merak-Jakarta

Harta Kekayaan yang Dimiliki

Dalam laporan harta kekayaannya pada 29 Maret 2024 ke KPK, Brian memiliki total harta Rp18,6 miliar.

Harta dalam bentuk aset tanah dan bangunan senilai Rp18.075.000.000 yang terbagi menjadi:

Tanah dan bangunan seluas 126 m2/150 m2 di Kota Bandung, hibah tanpa akta, Rp1.850.000.000.

Tanah dan bangunan seluas 338 m2/338 m2 di Bandung, hibah tanpa akta, Rp2.250.000.000.

Tanah dan bangunan seluas 153 m2/110 m2 di Bandung, hasil sendiri, Rp 1.450.000.000.

Tanah seluas 70 m2 di Bandung, hasil sendiri, Rp190.000.000.

Baca Juga: Jeritan Driver Ojol: Kami Juga Manusia, Layak Dapat THR Setara UMP!

Tanah dan bangunan seluas 647 m2/217 m2 di Bandung, hibah tanpa akta, Rp7.750.000.000.

Tanah dan bangunan seluas 420 m2/110 m2 di Kota Bekasi, hibah tanpa akta, Rp3.500.000.000.

Tanah seluas 3.560 m2 di Karawang, hasil sendiri, Rp260.000.000.

Tanah dan bangunan seluas 450 m2/200 m2 di Kendal, hasil sendiri, Rp825.000.000.

Kemudian ada satu unit mobil Honda CR-V tahun 2018 senilai Rp170.000.000.

Selain itu, Brian juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp235.600.000 serta kas dan setara kas sebesar Rp160.000.000.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.