Jeritan Driver Ojol: Kami Juga Manusia, Layak Dapat THR Setara UMP!

AKURAT BANTEN – Tuntutan akan kesejahteraan yang lebih baik terus bergema di kalangan pengemudi ojek online (ojol). Sesekali terdengar jeritan driver ojol. Saat lakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Senin (17/2/2025).
Kali ini, aspirasi datang dari berbagai perwakilan driver ojol yang mengusulkan agar Tunjangan Hari Raya (THR) yang mereka terima setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).
Usulan ini bukan tanpa alasan. Para pengemudi ojol, sebagai bagian dari garda depan transportasi dan logistik di era digital, merasa memiliki peran penting dalam perekonomian.
Baca Juga: Pilihan SULIT: Demi Keluarga, Siswi SMP Gantikan Kakaknya Menikah!
Mereka bekerja keras, menembus kemacetan dan panasnya jalanan, demi memberikan pelayanan terbaik bagui masyarakat.
Namun, hingga saat ini, status mereka masih belum memiliki payung hukum yang kuat untuk mendapatkan hak-hak dasar sebagai pekerja, termasuk THR.
"Kami ingin mendapatkan kejelasan dan kepastian hukum terkait status kami sebagai pekerja. THR setara UMP adalah salah satu bentuk apresiasi yang layak kami terima," ujar salah satu perwakilan driver ojol yang enggan disebutkan namanya.
Tuntutan ini bukan hanya sekadar masalah nominal. Lebih dari itu, ini adalah simbol pengakuan atas kontribusi besar yang telah diberikan oleh para pengemudi ojol.
Baca Juga: Kupas Bawang Tanpa Drama: 3 Trik Jitu Bikin Pekerjaan Memasak Jadi Lebih Cepat!
Mereka adalah tulang punggung keluarga, dan THR adalah salah satu cara untuk meringankan beban ekonomi, terutama menjelang hari raya.
Namun, usulan ini juga сталкивается dengan berbagai tantangan. Industri ojol di Indonesia masih dalam tahap perkembangan, dan belum ada regulasi yang secara khusus mengatur tentang hak-hak pekerja di sektor ini.
Di sisi lain, perusahaan aplikasi ojol juga memiliki pertimbangan bisnis yang perlu diperhatikan.
Pemerintah, sebagai fasilitator dan regulator, diharapkan dapat menjembatani kepentingan antara pengemudi ojol dan perusahaan aplikasi.
Baca Juga: Basuki Hadimuljono: Efisiensi Anggaran Tidak Berpengaruh, Pembangunan IKN Masuk Tahap Dua
Regulasi yang adil dan proporsional akan menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan bagi industri ojol di Indonesia.
Selain itu, edukasi dan literasi keuangan juga penting bagi para pengemudi ojol.
Dengan pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan, mereka dapat lebih mandiri dan berdaya dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Baca Juga: Program Cek Kesehatan Gratis Tanpa BPJS, Begini Penjelasan Kemenkes
Usulan THR setara UMP adalah langkah awal yang penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol.
Ini adalah momentum untuk bersama-sama mencari solusi terbaik, demi kemajuan industri ojol dan kesejahteraan para pekerjanya (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









