Banten

Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin, Lakukan Mitigasi Dini, Setelah Tetapkan status Wilayahnya Darurat Bencana Hidrometeorologi

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 12 Desember 2024, 11:20 WIB
Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin, Lakukan Mitigasi Dini, Setelah Tetapkan status Wilayahnya Darurat Bencana Hidrometeorologi

AKURAT BANTEN - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr Nurdin dalam menghadapi siklus lima tahunan yang merupakan puncak musim penghujan, melakukan mitigasi diwilayahnya setelah secara resmi tetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi.

Adapun langkah mitigasi dini dilakukan adalah upaya untuk mengurangi risiko, dampak, atau hal yang tidak diinginkan akibat suatu peristiwa, umumnya bencana.

Baru-baru ini, Dr Nurdin mengatakan jika "Hasil kaji cepat yang dilakukan di Kota Tangerang bahwa potensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir sangat tinggi karena tidak hanya akibat hujan lokal tetapi juga kiriman dari wilayah sekitar apabila mengalami curah hujan yang tinggi," ungkapnya dikutip Akurat Banten pada, Kamis (12/12/2024).

Baca Juga: Pemkot Tangsel Larang ASN Pakai Kendaraan Dinas saat Libur Nataru 2025

Selanjutnya Ia mengatakan, bahwa penetapan status ini merupakan komitmen Pemkot Tangerang untuk memaksimalkan kesiapsiagaan sesuai dengan hasil rakor dengan Pratikno selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sebelumnya.

"Dengan penetapan status ini kita ingin agar tingkat kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh stakeholder bencana di Kota Tangerang dapat kita pacu secara maksimal," tuturnya.

Adapun langkah-langkah optimal untuk antisipasi dan mitigasi tersebut, meliputi:

  • Membuat posko gabungan.
  • Menyiapkan sarana dan prasarana pendukung bagi personil dilapangan.
  • Menentukan titik yang sering terjadi rawan banjir.
  • Penguatan infrastruktur seperti tanggul, fungsi drainase, embung maupun sumur resapan.

Baca Juga: Jelang Nataru 2025, Pemkot Tangsel Pastikan Stok Bahan Pangan Terjaga

Dalam himbauannya, Dr Nurdin meminta kepada masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan berkolaborasi bersama Pemerintah dalam upaya mitigasi dan antisipasi bencana banjir.

"Termasuk agar masyarakat dapat melakukan kegiatan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan agar sampah-sampah tidak menyumbat saluran-saluran air dan menyebabkan genangan. Dan jika ada kondisi darurat segera hubungi call center 112. Pemkot Tangerang akan siap melayani 24 jam," tambahnya.*******

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.