Irna Narulita: Rancangan RPJPD Pandeglang Saat Ini, Menjadi Pedoman Periode 20 tahun

AKURAT BANTEN - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2024-2045.
Bupati Pandeglang Irna Narulita, berharap rancangan RPJPD ini menjadi harapan masyarakat Kabupaten Pandeglang.
"RPJPD ini merupakan hasil masukan dari berbagai elemen masyarakat pandeglang yang hadir baik secara tatap muka atau melalui zoom meeting," demikian dikatakan Bupati Irna saat membuka acara FKP yang dilaksanakan di oproom Setda, Selasa (30/1/2024).
Ia berharap, semua peserta yang hadir dapat memberikan saran dan masukan terhadap visi, misi, konsep kebijakan, dan prioritas arah pembangunan yang sesuai dengan kondisi dan potensi yang ada.
"Karena RPJPD ini akan menjadi pedoman selama 20 tahun kedepan. Saya ingin yang terbaik dan berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat," harapnya.
Menurutnya, dengan RPJPD yang berkualitas, tentu akan memberikan dampak yang positif untuk kemajuan Kabupaten Pandeglang.
- Baca Juga: Dugaan Hate Speech Jokowi, Budayawan Butet Kertaredjasa Dilaporkan ke Polda DIY
- Baca Juga: Viral, Anggota KPPS di Lebak Berpose 2 Jari saat Bimtek di Kecamatan Kalanganyar
- Baca Juga: Umat Kristiani Berterimakasih kepada Jokowi Ubah Nama Isa Almasih Jadi Yesus Kristus di Libur Nasional
"Dengan begitu Kabupaten Pandeglang bisa mengejar ketertinggalan, dan sejajar dengan Kabupaten dan Kota lainnya yang ada di Provinsi Banten," ujarnya.
Kepala Bappeda Pandeglang Kurnia Satriawan menyampaikan, tujuan dari FKP untuk menjaring aspirasi dan harapan dari para pemangku kepentingan, masyarakat, ormas, akademisi, insan pers dll.
"RPJPD ini akan menjadi pedoman bagi perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Pandeglang untuk periode 20 tahun kedepan jadi kami ingin yang terbaik untuk Pandeglang," katanya.
Kepala Bappeda juga menyampaikan peserta yang hadir ini kurang lebih sebanyak 162 orang baik yang tatap muka maupun yang hadir melalui zoom meeting.
"Peserta yang diundang hadir secara langsung melalui tatap muka berjumlah lebih kurang 62 orang, dan yang diundang untuk hadir zoom meeting berjumlah lebih kurang 100 orang peserta," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 3Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 4Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 5MA Kabulkan Gugatan Subhan Palal, Istana Diancam Digeruduk: 'Mending Gibran Pulang ke Solo!'
- 6Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 7Aliansi Mahasiswa Desak Wali Kota Tangsel Copot Sekda Bambang Noertjahjo!
- 8Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 9Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 10Terungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Lewat Sistem LIMS, Ada Apa dengan Listyo Sigit?








