Umat Kristiani Berterimakasih kepada Jokowi Ubah Nama Isa Almasih Jadi Yesus Kristus di Libur Nasional

AKURAT BANTEN - Umat Kristiani mengucapkan terimakasih atas diubahnya nomenklatur Isa Almasih menjadi Yesus Kristus.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Keppres No 8 tahun 2024 tentang Hari-Hari Libur, Senin (29/1/2024).
Dengan keluarnya Keppres itu, maka terjadi perubahan penyebutan dalam kalender nasional tentang libur umat Kristiani.
Perubahan itu antara lain penyebutan Yesus Kristus dari yang tadinya Isa Almasih, menjadi hari Kelahiran Yesus Kristus, wafat Yesus Kristus, kebangkitan Yesus Kristus atau Paskah, dan kenaikan Yesus Kristus.
Perubahan ini pun disambut gembira umat Kristiani di Indonesia.
Seperti dikatakan akun X B A Y U K U @Lonelytrexx. "Saya Kristen dan berterimakasih dengan kepres Ini," katanya, Selasa (30/1/2024).
Menurutnya, terdapat perbedaan antara Yesus Kristus dengan Isa Almasih dalam pandangan umat Kristiani dengan Islam.
"Bagi Muslim, Isa Almasih tidak mati di kayu salib. Tapi bagi kami, Yesus Kristus mati untuk menebus dosa.. lagian kan hari raya orang Kristen, kok pake Isa," tambahnya.
Baca Juga: Maaf! Ada 21 Penyakit Yang Tidak Ditanggung BPJS, Ini Daftarnya!
Senada diungkapkan Fransiskus A. Rusin @nfarusin. Menurutnya, perubahan nama itu langkah konkret menghargai keberagaman.
"Keppres No. 8 Tahun 2024 yang baru ditetapkan hari ini, dalam penetapan hari-hari liburnya memakai nomenklatur Yesus Kristus, bukan lagi Isa Almasih. Sebuah langkah konkret dalam menghargai keberagaman, seperti diungkap Wakil Menteri Agama," jelasnya.
Sementara itu, Felis Catus @Nillin_ mengatakan, pergantian nama ini harusnya dilakukan sejak lama dan memang seharusnya.
"Nomenklatur, dari Isa Almasih ke Yesus Kristus yang mana memang sudah seharusnya seperti itu sejak lama," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 3Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 4Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 5MA Kabulkan Gugatan Subhan Palal, Istana Diancam Digeruduk: 'Mending Gibran Pulang ke Solo!'
- 6Babak Baru Sengkarut Tagihan Tirta Benteng: Pelanggan Bawa Teknisi Ahli, Telanjangi Asumsi Sepihak PDAM
- 7Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 8Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 9Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 10Terungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Lewat Sistem LIMS, Ada Apa dengan Listyo Sigit?







