Banten

Umat Kristiani Berterimakasih kepada Jokowi Ubah Nama Isa Almasih Jadi Yesus Kristus di Libur Nasional

Mitha Theana | 30 Januari 2024, 18:50 WIB
Umat Kristiani Berterimakasih kepada Jokowi Ubah Nama Isa Almasih Jadi Yesus Kristus di Libur Nasional

AKURAT BANTEN - Umat Kristiani mengucapkan terimakasih atas diubahnya nomenklatur Isa Almasih menjadi Yesus Kristus.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Keppres No 8 tahun 2024 tentang Hari-Hari Libur, Senin (29/1/2024).

Dengan keluarnya Keppres itu, maka terjadi perubahan penyebutan dalam kalender nasional tentang libur umat Kristiani. 

Baca Juga: 3 Desa Destinasi Wisata Bima NTB, Ada Bukit Bidadari Nan Asri, Tempat Rekreasi Sambil Menikmati Keindahan Alam

Perubahan itu antara lain penyebutan Yesus Kristus dari yang tadinya Isa Almasih, menjadi hari Kelahiran Yesus Kristus, wafat Yesus Kristus, kebangkitan Yesus Kristus atau Paskah, dan kenaikan Yesus Kristus.    

Perubahan ini pun disambut gembira umat Kristiani di Indonesia. 

Seperti dikatakan akun X B A Y U K U @Lonelytrexx. "Saya Kristen dan berterimakasih dengan kepres Ini," katanya, Selasa (30/1/2024). 

Menurutnya, terdapat perbedaan antara Yesus Kristus dengan Isa Almasih dalam pandangan umat Kristiani dengan Islam. 

"Bagi Muslim, Isa Almasih tidak mati di kayu salib. Tapi bagi kami, Yesus Kristus mati untuk menebus dosa.. lagian kan hari raya orang Kristen, kok pake Isa," tambahnya. 

Baca Juga: Maaf! Ada 21 Penyakit Yang Tidak Ditanggung BPJS, Ini Daftarnya!

Senada diungkapkan Fransiskus A. Rusin @nfarusin. Menurutnya, perubahan nama itu langkah konkret menghargai keberagaman. 

"Keppres No. 8 Tahun 2024 yang baru ditetapkan hari ini, dalam penetapan hari-hari liburnya memakai nomenklatur Yesus Kristus, bukan lagi Isa Almasih. Sebuah langkah konkret dalam menghargai keberagaman, seperti diungkap Wakil Menteri Agama," jelasnya. 

Sementara itu, Felis Catus @Nillin_ mengatakan, pergantian nama ini harusnya dilakukan sejak lama dan memang seharusnya. 

"Nomenklatur, dari Isa Almasih ke Yesus Kristus yang mana memang sudah seharusnya seperti itu sejak lama," pungkasnya.  

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.