Banten

IKN Antara Keputusan Tepat Jokowi, Peringatan Joe Biden Atau Data NASA?

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 23 Juni 2024, 23:16 WIB
IKN Antara Keputusan Tepat Jokowi, Peringatan Joe Biden Atau Data NASA?

AKURAT BANTEN - Pada akhir Juli 2021 Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden saat berpidato di kantor Direktur Intelijen Nasional AS, menyoroti Jakarta akan terancam tenggelam karena pengaruh iklim yang saat ini, menjadi momok menakutkan di seluruh dunia.

Adapun isi pidatonya menyebut dengan jelas terkait kondisi ibukota Negara Republik Indonesia (Jakarta) yang kemungkinan harus dipindahkan untuk 10 tahun kedepan.

Karena pada kenyataannya, apabila permukaan air laut naik dua setengah kaki lagi, maka bisa dibayangkan jutaan orang akan bermigrasi untuk memperebutkan tanah yang subur.

Baca Juga: Kok Bisa? PDI-P Dukung Anies Pada Pilkada DKI Jakarta 2024, Partai Nasdem Kaget!

Lalu, jika data tersebut benar, apa yang akan terjadi dengan Indonesia?

1. World Economic Forum pada tahun 2019 merilis data terkait beberapa kota yang mungkin akan tenggelam pada 2100, seperti, Houston AS, Langos, Nigeria dan Jakarta yang menempati urutan pertama

2. Sedangkan Badan Antariksa AS NASA mengatakan dan telah menunjukkan data terkait kota, khususnya dampak bagi Jakarta, seperti:

  • Data yang dirilis pada tahun 2021, meningkatnya suhu global bersamaan dengan mencairnya lapisan es akan membuat banyak kota di pesisir seperti Jakarta akan menghadapi resiko banjir dan juga luapan air laut yang semakin besar.
  • Data tahun 1990-an banjir besar telah terjadi di Jakarta dan musim hujan 2007 membawa kerusakan dengan 70% wilayah terendam. Hal ini disebabkan kenaikan laut global yang rata-rata naik sebesar 3,3 mm per tahun.
  • Data terkait evolusi Jakarta dalam tiga dekade terakhir seperti pembabatan hutan dan vegetasi lain dengan permukaan kedap air di daerah pedalaman di sepanjang sungai Ciliwung dan Cisadane telah mengurangi jumlah air yang dapat diserap.
  • Data pada tahun 1990, lahan buatan dan pembangun baru menyebar ke perairan dangkal Teluk Jakarta. Salah satu analis data menunjukkan orang membangun setidaknya 1.185 hektar lahan baru di sepanjang pantai.
  • Data antara tahun 1990 dan 2020 telah membuat lebih banyak orang yang memadati dataran banjir dengan resiko tinggi.

Untuk menghindari hal tersebut diatas, pemerintah Indonesia sejak 2019 melalui presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan dan mengumumkan rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan yang disebut dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) adapun alasannya adalah mengurangi beban Jakarta dan Jabodetabek.

Baca Juga: Pemprov Banten Lakukan Langkah Penguatan Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Agar Tingkatkan Pelayanan Publik Secara Optimal

Melihat data rujukan yang ditunjukkan berdasarkan bahaya perubahan iklim global serta dampaknya bagi kelangsungan kondisi ibukota negara saat ini (Jakarta), maka keputusan pemindahan ibukota negara ke IKN adalah sangat tepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.