Banten

Kepoin Yuk Sob, Pemilik Wajib Tahu, Tips Atasi Kucing Kawin Agar Tidak Berisik

Saeful Anwar | 25 Desember 2023, 23:07 WIB
Kepoin Yuk Sob, Pemilik Wajib Tahu, Tips Atasi Kucing Kawin Agar Tidak Berisik

AKURAT BANTEN – Sobat Akurat Banten, Pernahkah terganggu suara kucing yang berisik saat sedang kawin? Kucing yang sedang birahi maupun kawin akan mengeluarkan suara yang keras seperti mengerang dan berteriak. Mengapa kucing berisik saat kawin?

Seperti dikutip dari laman era.id suara kucing yang sedang kawin memang sangat mengganggu ketenangan. Apalagi jika sepasang hewan peliharaan ini bercinta di malam hari. Banyak Sobat yang bertanya-tanya mengapa kucing berisik saat kawin. Kenapa kucing harus mengeong keras-keras?

Mengapa Kucing Berisik saat Kawin
Saat sedang birahi, kucing betina akan mengeluarkan suara ngeongan keras untuk memikat pejantan. Kucing jantan yang tertarik kemudian akan membalas ngeong si betina. Saat keduanya sudah mulai bersenggama, kucing akan mengeong lebih keras seperti terdengar menjerit atau sedang ribut.

Suara kucing yang berisik saat sedang kawin keluar dari mulut kucing betina. Kucing betina menjerit karena menahan sakit saat vaginanya dimasuki oleh penis pejantan. Penis kucing jantan ditutupi dengan duri-duri keratin kecil.
Lalu, bagaimana cara mengatasi kucing birahi agar tidak berisik? Simak dulu, yuk,
Cara Mengatasi Kucing Birahi agar Tidak Berisik

Kucing betina memiliki siklus fisik yang mempersiapkan tubuhnya untuk pembuahan dan kelahiran. Jika pada manusia disebut menstruasi, pada kucing disebut estrus atau birahi.
Jurnal Elsevier Public Health Emergency Collection menjelaskan kucing betina mengalami siklus estrus berulang kali selama musim kawin, kecuali terganggu oleh kehamilan, kehamilan, atau penyakit.

Siklus estrus akan terjadi pada interval variabel tetapi paling biasanya setiap 14 sampai 21 hari. Kucing birahi ditandai dengan suara mengeong keras dan berisik. Mereka juga selalu menegakkan ekornya ke atas.

Nafsu makan makan mulai berkurang dan merasa gelisah.
Sobat yang ingin tahu cara mengatasi kucing birahi agar tidak berisik, seperti dikutip dari laman orami.co,id yuk,simak selengkapnya dalam artikel berikut ini ya.

1. Kawinkan Kucing
Cara mengatasi kucing birahi salah satu nya dengan mengawinkan dengan kucing jantan sesuai ras.Ini karena mengawinkan merupakan cara untuk memuaskan nafsu kucing betina milik Sobat. Ketika memiliki metode ini, Sobat harus siap menambah jumlah anak kucing di rumah ya. Ini karena dalam beberapa hari setelah kucing betina beranak, Sobat tidak dapat memisahkan anak kucing dari induknya.

2. Sterilkan Kucing
Jika Sobat tidak ingin menambah anak kucing, jangan pernah mengawinkannya dengan kucing betina dengan jantan. Sobat dapat mensterilkan kucing betina hingga mandul. Cara mengatasi kucing birahi dengan memandulkannya harus dilakukan oleh dokter hewan ya Sobat. Ini karena hanya ahli yang dapat melakukan proses ini dengan benar dan tidak membahayakan.

3. Atur Kandang agar Lebih Hangat
Cara mengatasi kucing birahi agar tidak berisik selanjutnya adalah mengatur kandang menjadi lebih hangat. Tujuannya agar mereka lebih cepat diam, tidak berisik dan berhasil melewati kondisi birahi lebih tenang.

4. Masukan ke Ruang Isolasi
Saat kucing birahi, aroma yang keluar dari alat kelamin mereka dapat menarik perhatian kucing jantan. Salah satu cara mengatasi kucing birahi dengan cara memasukannya ke ruang isolasi.
Sobat dapat menyiapkan kandang kucing yang lebih hangat agar kucing lebih cepat diam dan tidak berisik selama birahi. Cara ini juga dapat menghambat kucing betina kawin dengan jantan.

5. Beri Aroma yang Bisa Membuat Kucing Tenang
Cara mengatasi kucing birahi adalah memberikan aroma agar mereka tenang. Sobat dapat memberikan aroma alami atau buatan manusia. Sobat dapat memberikan tanaman catnip yang aromanya sangat disukai oleh kucing. Sementara untuk buatan manusia, Sobat dapat memberikan feliway.
Produk buatan manusia ini dapat menghasilkan efek yang menyerupai facial pheromones yang diproduksi oleh tubuh kucing. Ini digunakan oleh kucing untuk menandai wilayahnya dan juga untuk menarik lawan jenis.

6. Memberikan Obat Penenang
Cara mengatasi kucing birahi lain yang bisa Sobat lakukan adalah memberikan obat penenang. Hal ini dapat Sobat lakukan jika suara kucing tidak dapat diatasi dengan cara-cata di atas.
Sobat dapat membeli obat penenang kucing di toko hewan peliharaan terdekat. Saat membeli obat tersebut, pastikan kandungannya tidak membahayakan kucing Sobat ya.

7. Permainan dan Stimulasi
Memberikan aktivitas permainan dan stimulasi mental bagi kucing dapat membantu mengalihkan perhatiannya dari birahi. Ini juga dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan mentalnya.
Selain itu, Sobat juga perlu berkonsultasi dengan pemilik toko sebelum menentukan merek obat yang cocok dengan kucing Sobat.

8. Jauhkan dari Kucing Jantan
Menjauhkan kucing betina yang sedang birahi dari kucing jantan adalah salah satu langkah penting dalam mengatasi perilaku birahi. Hal ini dikarenakan kucing betina yang birahi biasanya memancarkan feromon dan tanda-tanda keberadaannya yang dapat merangsang kucing jantan.

Menghindari interaksi antara keduanya dapat membantu mencegah perkawinan yang tidak diinginkan dan mengurangi kemungkinan konflik antar-kucing.
Memisahkan mereka dalam ruangan yang berbeda dan memonitor dengan cermat interaksi mereka dilakukan untuk mencegah reproduksi yang tidak terkendali.g Jantan

9. Konsultasikan dengan Dokter Hewan
Jika Sobat kesulitan mengatasi kucing birahi atau memiliki pertimbangan kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter hewan untuk saran dan bantuan lebih lanjut.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.