3 Cara Mudah Jalan Menuju Surga Menurut Alquran dan As-Sunnah

AKURAT BANTEN - Setiap manusia tentu ingin menjadi salah satu di antara para penghuni surga. Hal tersebut lantaran surga sering kali digambarkan sebagai tempat yang penuh dengan keistimewaan dan kebaikan.
Gambaran tentang surga juga banyak disebutkan dalam Alquran dan as-sunnah. Salah satunya ada dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Sahl bin Sa'id As Sa'idi, ia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah menggambarkan tentang surga, beliau bersabda:
“Di dalam (surga) ada sesuatu yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga dan tidak pernah terlintas di benak manusia"
Setelah itu Rasulullah SAW membaca:
"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezeki yang kami berikan, Tak seorang pun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan (surat As Sajdah Ayat 16-17).” (HR. Muslim).
Tidak hanya gambaran tentang surga, Alquran dan as-sunnah juga memberitahukan kepada manusia tentang bagaimana jalan menuju surga. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui penjelasannya lebih lengkap.
Jalan Menuju Surga
Disebutkan dalam hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW pernah berkata bahwa menebarkan salam kebaikan, bersilaturahmi untuk merajut kasih sayang, dan salat malam ketika orang-orang tidur adalah salah satu jalan menuju ke surga.
Menurut Imam an-Nawawi dalam Syarah Sahih Muslim, maksud menebar salam kebaikan dalam hadis tersebut bukan hanya sekadar mengucap kalimat ‘assalamua'alaikum’. Akan tetapi, ucapan salam tersebut harus dapat menciptakan perdamaian dan merajut kasih sayang antar sesama Muslim.
Jadi, hadis tersebut mengajarkan kepada umat Muslim bahwa kita tidak diperbolehkan membenci dan menghujat sesama Muslim, menyebarkan permusuhan, menebarkan ujaran kebencian, apalagi sampai memutuskan tali persaudaraan.
- Baca Juga: Puteri Rasulullah, Sayyidah Fathimah, Berdoa Khusus di Hari Sabtu Agar Mendapatkan Limpahan Rahmat Dari Allah
- Baca Juga: PADA HARI JUM'AT: Allah Menciptakan Adam, Adam dimasukkannya ke dalam surga, Adam di Keluarkan Dari Surga, Dan Pada Hari Jumat Kiamat Itu Terjadi.
- Baca Juga: Riwayat Hadis, Bahwa Ganjaran Shalat Jumat Seperti Pahala Melakukan Ibadah Selama Satu Tahun Penuh.
Ada pun jalan menuju surga lain yang bisa ditempuh umat Muslim adalah dengan mengeluarkan nafkah untuk keluarga atau zakat atas hartanya. Sebagaimana diterangkan dalam riwayat berikut ini:
“Orang dermawan itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia, dan jauh dari neraka.” (HR. Tirmidzi).
Allah SWT dalam sebuah hadis qudsi menegaskan:
“Telah Aku siapkan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh, sesuatu yang (keindahannya) belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga, dan belum pernah tergerak pikiran/khayalan hati manusia.” (HR. Muslim).
Jalan ke surga itu ada dua macam. Ada yang mulus tanpa melalui pemeriksaan (bighairi hisab) dan ada pula yang harus melalui pemeriksaan. Bahkan, mampir ke neraka dulu meski harus tetap dalam koridor mukmin dan beramal soleh.
Tanpa dua bingkai ini, dapat lolos ke surga sebagaimana diisyaratkan dalam hadis qudsi tersebut bahwa surga hanya diperuntukkan bagi hamba-hamba-Nya yang saleh
Di hadis lain, Rasulullah SAW juga menjelaskan kreteria atau syarat dari hamba yang saleh, penghuni surga dengan jalan mulus. Hadis riwayat Muslim itu mensyaratkan tiga hal:
- Pertama, Afsyaus salam (menyebarkan salam). Selain bermakna sering mengucapkannya, juga bermakna pada sikap dan perbuatan yang membawa pada kedamaian, kerahmatan, dan keberkahan.
- Kedua, ith'amuth tha'am (memberi makan orang yang memerlukannya) yaitu fuqaha wal masakin, baik makanan itu berasal dari dirinya sendiri atau sekedar menyalurkan makanan orang lain.
- Ketiga, shalatul lail wannaasun yanamun (shalat malam di saat orang lain sedang tidur). Shalat itu adalah shalat tahajjud yang mengantarkan untuk berkomunikasi langsung kepada Allah dan mendoakan bagi keselamatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas di dunia ini dan akhirat kelak.
Di tengah malam itulah ada waktu mustajabatu do’a (terkabulnya do’a), karena saat itu Allah sendiri yang menyaksikan hamba-hamba-Nya ber-munajat. Ketiga hal tersebut selayaknya dilakukan secara kontinyu, bukan temporer karena terhalang keperluan duniawi. Sebab, amalan yang sangat dicintai Allah adalah karena keajegannya (dawamuha).
Hal seperti itulah yang dicontohkan Rasulullah SAW sebagaimana seringkali beliau bersabda bahwa Allah mencintai amalan yang kontinyu meski sedikit. Allah kurang menyukai hamba-Nya yang beramal tak menentu kendati ketika beramaal soleh dalam jumlah banyak.
Insya Allah dengan melaksanakan ketiga hal tersebut kita akan dapat menapak jalannya orang-orang saleh, mereka yang akan menempuh perjalanan ke surga dengan mulus.
Selama masa penantian di alam dunia ini, mereka yang tergolong orang-orang saleh adalah manusia yang dibutuhkan untuk membawa kepada keamanan, keberkahan, dan kedamaian.
Hiruk-pikuk bangsa yang terancam dengan berbagai kekacauan dan disintegrasi ini sedikit banyak akan teratasi lewat kehadiran orang-orang yang saleh di negeri ini. Semoga kita termasuk dalam golongan orang yang saleh dan membawa kedamaian bagi bangsa ini.
(Sumber: Ramadhan Bulan Seribu Bulan dari Mu'ammal Hamidy).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









