Banten

Siapa Sangka Wanita Secantik ini Adalah "Robot Al", Asli Buatan Jepang dilepas di tempat Umum

Saeful Anwar | 2 November 2023, 10:49 WIB
Siapa Sangka Wanita Secantik ini Adalah "Robot Al", Asli Buatan Jepang dilepas di tempat Umum

 

AKURAT BANTEN - Terlihat seorang wanita cantik tengah menunggu sesuatu, dan akhirnya berjalan melintasi awak media yang tengah meliput kegiatannya dilepas ditempat umum yang ramai. Dia adalah “Robot Al” ( Artificial Intelligence ) yang terlihat hampir sempurna sebagai layaknya manusia.

Seperti dikutip laman CNBC Indonesia, CNBC Indonesia berkesempatan berbincang dengan Nazim Machresa. Nazim saat ini merupakan AI Services and Business Development dari Renom Infrastruktur Indonesia (GRID Inc.) yang merupakan perusahaan pengembangan AI yang bermarkas di Jepang.

Simak petikan wawancara dengan Nazim Machresa, yang juga Wasekjen Inovator 4.0 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Miris! HALLOWEEN Bagi Artis Muslim Menuai Komentar Miring Netizen, Taukah Mereka Sejarahnya?

Apa Sih Kecerdasan Buatan atau Al itu ?
Banyak penafsiran harfiah dari terminologi Artificial Intelligence. CNBC Indonesia

sendiri pernah memuat artikel yang menafsirkan AI sebagai simulasi kecerdasan manusia dalam mesin yang diprogram untuk berpikir seperti manusia dan meniru tindakannya.

Kalau dielaborasikan lagi, pemrograman untuk membuat simulasi kecerdasan manusia tersebut merupakan bagian dari computer science (ilmu komputer). Jadi bisa dibilang AI adalah science untuk membuat komputer dapat meniru cara berpikir dan bertindak seperti manusia.

Baca Juga: Cacar Monyet Sudah Masuk Tangerang, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Bagaimana perkembangan AI di dunia? Bisa jelaskan secara singkat dan seperti apa AI di Indonesia?

Key drivers perkembangan AI adalah big data dan computing power.

Seperti yang diketahui bahwa untuk dapat 'mengajari' komputer cara berpikir dan bertindak seperti manusia, diperlukan jumlah data yang luar biasa masif (Big Data). Terlebih saat ini komputer juga dapat diprogram untuk dapat mempelajari sendiri data yang diberikan atau disebut 'machine learning'. Dengan demikian semakin banyak data yang diberikan, secara otomatis semakin 'pintar' pula komputer tersebut.

Baca Juga: Empat Pemerkosa Gadis di Ciledug Ditangkap, Terancam 9 Tahun Penjara

Di era digital dan Internet of Things (IoT) seperti sekarang, di mana semua data dapat terdigitalisasi dan ter-capture dari manapun -bahkan secara real time- tentunya menjadikan AI berkembang sangat pesat di seluruh dunia.

Termasuk di Indonesia, di mana setidaknya setengah dari penduduk Indonesia sudah dapat mengakses internet. Namun tentunya di negara-negara maju yang internet access coverage-nya hampir 100%, perkembangan AI dapat lebih pesat karena semakin banyak (dan biasanya semakin rapi juga) data yang dapat di utilize untuk mengembangkan AI.

Perlu dipahami juga bahwa untuk dapat memproses jumlah data yang luar biasa masif tersebut diperlukan kapasitas komputer atau computing power yang mumpuni. Itulah kenapa AI semakin berkembang pesat saat perkembangan teknologi menjadikan computing power ini semakin terjangkau. Ditambah lagi dengan berkembangnya teknologi komputasi awan (cloud computing). Computing power untuk mengolah big data dan membuat Al tidak lagi menjadi hal yang mahal.

Baca Juga: Destinasi Wisata Religi paling berkesan di Masjid Terapung Al-Jabbar Bandung, sesaat bisa lupa kehidupan dunia

Ketika hal-hal yang dibutuhkan untuk membuat AI tersebut semakin banyak tersedia dan terjangkau, maka bukan hanya negara maju atau perusahaan besar saja yang berpartisipasi. Di Indonesia sendiri mulai banyak startup yang menggunakan AI untuk menunjang kegiatan bisnisnya atau bahkan menjadikan AI tersebut sebagai bisnis.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.