Terungkap Polisi Selidiki Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Olah TKP Jadi Fokus Awal

AKURAT BANTEN – Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait meninggalnya Sutrimo, yang diketahui merupakan kepala rumah tangga (karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Langkah awal yang dilakukan penyidik adalah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan berbagai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah klinik di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi di sekitar tempat kejadian.
Selain memeriksa lokasi, penyidik juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar klinik maupun pihak-pihak yang mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Keterangan para saksi akan dipadukan dengan hasil pemeriksaan di lapangan guna menyusun kronologi kejadian secara utuh.
Hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian Sutrimo.
Aparat masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta pendalaman dari tim forensik sebelum mengambil kesimpulan mengenai ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Kasus ini mendapat perhatian publik karena korban diketahui bekerja di lingkungan pribadi Febrie Adriansyah, mantan pejabat Kejaksaan Agung yang belakangan menjadi sorotan dalam perkara hukum yang sedang bergulir.
Meski demikian, penyidik menegaskan belum ada keterkaitan yang dapat disimpulkan antara kematian korban dengan perkara lain yang sedang ditangani aparat penegak hukum.
Polisi menegaskan seluruh kemungkinan masih terbuka selama proses penyelidikan berlangsung.
Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Dalam olah TKP, tim identifikasi turut mengamankan sejumlah barang yang dianggap relevan sebagai barang bukti.
Seluruh temuan tersebut akan dianalisis bersama hasil pemeriksaan saksi dan data medis untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai peristiwa yang terjadi.
Polda Metro Jaya memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur hukum.
Jika nantinya ditemukan adanya indikasi tindak pidana, perkara akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Sebaliknya, apabila tidak ditemukan unsur pidana, kepolisian akan menyampaikan hasil penyelidikan kepada publik secara transparan.
Saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan bukti tambahan dan menunggu hasil pemeriksaan forensik sebagai dasar penentuan penyebab meninggalnya korban.
Perkembangan kasus akan disampaikan setelah seluruh proses investigasi selesai dilakukan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 2Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 3PILPRES 2029 Pecah Kongsi! Pengamat Cium Isyarat Jokowi-Prabowo Bukan Lagi Sejalan, Diduga Saling Berhadapan, Alasannya Begini
- 4Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 5Bakar Mesin di 'Kandang' Prabowo, Manuver Tersembunyi Jokowi Isyaratkan Persiapan PILPRES 2029
- 6Kekeringan Landa Cipete, PMI Pinang Salurkan Air Minum Bersih untuk Warga
- 7Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 8Ade Armando Sentil Sikap Prabowo soal Polemik Gibran, Benarkah Mas Wapres Tak Bisa Disalahkan?
- 9Akhirnya Liverpool Menang di Kandang! Gol Isak Bawa The Reds Bangkit, Rekor Buruk Anfield Terhenti
- 10MU Siapkan Revolusi Besar Jika Michael Carrick Dipecat, Rashford Bisa Jadi Korban Pertama Eddie Howe









