Banten

Akhirnya Liverpool Menang di Kandang! Gol Isak Bawa The Reds Bangkit, Rekor Buruk Anfield Terhenti

Aullia Rachma Puteri | 27 Oktober 2026, 00:27 WIB
Akhirnya Liverpool Menang di Kandang! Gol Isak Bawa The Reds Bangkit, Rekor Buruk Anfield Terhenti
Alexander Isak lakukan selebrasi setelah cetak gol pada laga melawan Briighton, Minggau (25/10/2026). - Getty Images

AKURAT BANTEN - Liverpool akhirnya bisa bernapas lega. The Reds berhasil mengakhiri penantian panjang untuk meraih kemenangan kandang pertama di Premier League musim 2026/2027 setelah menundukkan Brighton and Hove Albion dengan skor 2-0 di Anfield, Minggu (25/10/2026).

Alexander Isak menjadi salah satu sosok yang paling bahagia setelah pertandingan tersebut. Penyerang asal Swedia itu menyumbangkan gol kedua Liverpool sekaligus membantu timnya mengamankan tiga poin penting.

Kemenangan ini juga memperpanjang tren positif Liverpool menjadi empat pertandingan beruntun di semua kompetisi.

Isak Puas dengan Cara Liverpool Meraih Kemenangan

Isak mengaku senang Liverpool akhirnya mampu meraih tiga poin di hadapan pendukung sendiri. Baginya, kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena Brighton datang dengan modal performa yang menjanjikan.

Baca Juga: MU Siapkan Revolusi Besar Jika Michael Carrick Dipecat, Rashford Bisa Jadi Korban Pertama Eddie Howe

Liverpool tidak hanya berhasil mencetak dua gol, tetapi juga menjaga gawang mereka tetap bersih hingga peluit panjang berbunyi.

Isak menilai kombinasi efektivitas serangan dan pertahanan yang solid menjadi alasan utama timnya pantas mendapatkan hasil positif.

"Saya pikir ini cara yang bagus untuk melakukannya, yakni melawan tim yang sedang berada dalam performa bagus, dan dengan cara kami meraihnya, termasuk tidak kebobolan," ujar Isak.

Hasil ini menjadi dorongan moral bagi Liverpool yang sebelumnya kesulitan mengamankan kemenangan di kandang dalam kompetisi liga.

Baca Juga: Delapan Laga Tanpa Menang, Carrick di Ujung Tanduk! Gestur Perpisahan di Old Trafford Picu Spekulasi

Dua Gol pada Babak Pertama Jadi Pembeda

Liverpool memulai pertandingan dengan agresif. Keunggulan tuan rumah tercipta pada menit ke-17 ketika tembakan Florian Wirtz berbelok setelah mengenai Pascal Gross dan masuk ke gawang Brighton. Gol tersebut secara resmi dicatat sebagai gol bunuh diri Gross.

Empat menit kemudian, Liverpool menggandakan keunggulan. Bradley Barcola merebut bola di area berbahaya sebelum mengirimkan umpan yang diselesaikan Isak dengan tenang pada menit ke-21.

Gol itu memiliki arti penting bagi Isak karena memperpanjang catatan golnya menjadi tiga pertandingan Premier League secara beruntun.

Ia juga mencatatkan gol keenamnya di liga musim ini, menurut laporan pertandingan Sky Sports dan The Guardian.

Baca Juga: MU Kalah Telak dari Bournemouth, tetapi Tak Bisa Langsung Pecat Michael Carrick? Ini Aturan yang Bikin Penasaran!

Isak turut memberikan apresiasi kepada Barcola yang berperan besar dalam proses gol tersebut. Menurutnya, kemampuan merebut bola dan melakukan serangan cepat menjadi salah satu kekuatan Liverpool pada babak pertama.

Intensitas Tinggi, Senjata Liverpool

Liverpool tampil efektif dengan menekan lawan dan memanfaatkan transisi cepat. Pendekatan tersebut membuat Brighton kesulitan mengembangkan permainan, meskipun tim tamu sempat memiliki peluang untuk mencetak gol.

Yasin Ayari gagal memaksimalkan kesempatan emas pada awal pertandingan. Ia kemudian kembali mengancam, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang.

Liverpool sendiri memiliki sejumlah peluang untuk menambah keunggulan, tetapi skor 2-0 tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga: Jadwal Piala Asia 2027 Bocor! Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Langsung Kepung Jepang dan Tuan Rumah Qatar, Sanggup Lolos?

Brighton bahkan hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran, berdasarkan laporan Sky Sports.

Modal Berharga untuk Persaingan Papan Atas

Kemenangan atas Brighton membawa Liverpool naik ke posisi keempat klasemen sementara Premier League.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri rentetan lima pertandingan kandang liga tanpa kemenangan, menurut data Opta yang dikutip Opta Analyst.

Bagi Isak dan rekan-rekannya, hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Liverpool juga memperoleh kepercayaan diri setelah menunjukkan permainan yang lebih agresif dan solid.

Baca Juga: MU Makin Terpuruk, Pecat Michael Carrick Saja Tak Cukup! Ini 5 Masalah Besar yang Menghantui Setan Merah

Tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi. Jika mampu menjaga intensitas, memaksimalkan peluang, dan tetap disiplin dalam bertahan, Liverpool memiliki peluang untuk terus memperbaiki posisinya di papan klasemen.

Isak tentu berharap kemenangan atas Brighton menjadi titik balik bagi The Reds. Setelah penantian panjang di Anfield, Liverpool kini memiliki alasan untuk menatap pertandingan berikutnya dengan optimisme yang lebih besar.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.