Banten

MU Kalah Telak dari Bournemouth, tetapi Tak Bisa Langsung Pecat Michael Carrick? Ini Aturan yang Bikin Penasaran!

Aullia Rachma Puteri | 26 Oktober 2026, 23:05 WIB
MU Kalah Telak dari Bournemouth, tetapi Tak Bisa Langsung Pecat Michael Carrick? Ini Aturan yang Bikin Penasaran!
Pelatih Manchester United (MU), Michael Carrick, saat berjalan menuju ruang ganti Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pasca timnya kalah 0-3 kontra AFC Bournemouth, Minggu (25/10/2026). X/FootballTweet..

AKURAT BANTEN - Manchester United kembali menghadapi situasi sulit setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026). Hasil tersebut membuat posisi Michael Carrick semakin disorot.

Namun, ada satu hal yang membuat situasi ini berbeda, yaitu laporan menyebut MU tidak bisa langsung mengumumkan pemecatan sang pelatih pada akhir pekan karena berkaitan dengan kewajiban keterbukaan informasi di Bursa Efek New York.

Situasi ini memunculkan pertanyaan menarik. Apakah Manchester United benar-benar dilarang memecat manajer pada Sabtu atau Minggu?

Penjelasannya tidak sesederhana itu. Persoalannya berkaitan dengan prosedur pengumuman resmi sebagai perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di Amerika Serikat.

Baca Juga: Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!

Bursa Efek New York Jadi Perhatian

Menurut laporan TalkSPORT, Manchester United perlu memperhatikan kewajiban pemberitahuan kepada NYSE sebelum mengumumkan keputusan penting terkait manajemen klub.

MU bukan hanya klub sepak bola, melainkan juga bagian dari Manchester United plc, perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di NYSE dengan kode saham MANU.

Karena itu, keputusan yang berpotensi memengaruhi kepentingan investor perlu ditangani sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.

NYSE memang tutup pada akhir pekan. Meski demikian, hal tersebut tidak otomatis berarti perusahaan tercatat dilarang mengumumkan setiap keputusan penting pada Sabtu atau Minggu.

Baca Juga: Lineker dan Shearer Kompak Peringatkan Cesc Fabregas: Jangan Nekat Latih MU, Karier Bisa Hancur!

Aturan bursa mengatur penyampaian informasi material, termasuk perubahan eksekutif, sedangkan prosedur dan waktu pengumumannya perlu mengikuti ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, isu yang muncul dalam kasus Carrick lebih tepat dipahami sebagai kendala prosedural dalam pengumuman resmi, bukan larangan mutlak untuk memberhentikan pelatih pada akhir pekan.

Kekalahan dari Bournemouth Memperbesar Tekanan

Situasi Carrick semakin rumit setelah MU takluk tiga gol tanpa balas di kandang sendiri. Kekalahan itu memperpanjang catatan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi delapan pertandingan di semua kompetisi.

Hasil tersebut juga membuat MU terpuruk di posisi ke-16 klasemen Premier League. Para pendukung meluapkan kekecewaan setelah pertandingan, sementara masa depan Carrick menjadi bahan pembicaraan di tengah performa tim yang belum meyakinkan.

Baca Juga: Arteta Geram Usai Kena Kartu Kuning Lagi! Pelatih Arsenal Kumpulkan Bukti untuk Bongkar Pelanggaran Manajer Rival

Laporan The Guardian turut menyebut jajaran petinggi klub menggelar pembicaraan mengenai masa depan Carrick setelah kekalahan tersebut.

Namun, pembicaraan internal tidak sama dengan keputusan resmi. Hingga laporan-laporan itu diterbitkan, belum ada pengumuman resmi yang memastikan Carrick diberhentikan.

Eddie Howe hingga Julian Nagelsmann Masuk Pembicaraan

Seiring meningkatnya tekanan, sejumlah nama disebut-sebut sebagai kandidat pengganti. The Guardian melaporkan Eddie Howe menjadi pilihan yang dipertimbangkan oleh direktur sepak bola MU, Jason Wilcox.

Julian Nagelsmann juga muncul dalam pembicaraan, sementara nama Antonio Conte turut dikaitkan dengan kemungkinan perubahan di kursi pelatih.

Baca Juga: Viktor Gyökeres Mulai Tersisih di Arsenal, Kai Havertz Bikin Masa Depan Striker Swedia Itu Makin Suram!

Meski demikian, nama-nama tersebut masih sebatas laporan mengenai kandidat potensial. Belum ada kepastian bahwa MU telah menetapkan pengganti Carrick atau mencapai kesepakatan dengan salah satu dari mereka.

Kini, perhatian tertuju pada langkah berikutnya yang akan diambil manajemen Manchester United. Kekalahan dari Bournemouth telah menambah tekanan terhadap Carrick, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan klub.

Sementara itu, persoalan prosedur pengumuman menunjukkan bahwa di sepak bola modern, keputusan di lapangan dan urusan korporasi terkadang berjalan beriringan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.