BGN Sudah Kembalikan 81,75 Persen Dana Temuan BPK, Ke Mana Sisa Uangnya?

AKURAT BANTEN - Badan Gizi Nasional (BGN) terus menyelesaikan tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dalam pemeriksaan Laporan Keuangan BGN Tahun 2025.
Hingga 21 Oktober 2026, BGN telah menyetorkan kembali dana ke kas negara sebesar Rp160.370.283.211 atau sekitar 81,75 persen dari total nilai temuan yang mencapai Rp196,17 miliar.
Temuan tersebut berasal dari pemeriksaan BPK RI terhadap Laporan Keuangan BGN Tahun 2025 mengenai Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan terhadap Ketentuan Peraturan Perundang-undangan Nomor 19.b/T/LHP/DJPKN-VIII-OI/PPN.01/05/2026 tertanggal 18 Mei 2026.
Dalam hasil pemeriksaan itu, terdapat dua persoalan utama yang menjadi sorotan, yakni rekening virtual account (VA) ganda pada sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan ketidakpatuhan dalam pertanggungjawaban anggaran.
Baca Juga: Dana Operasional SPPG Tak Cair? BGN Ungkap 3 Penyebab yang Perlu Diketahui
Mengenai temuan rekening VA ganda, Sekretaris Utama BGN Lili Khamiliyah menjelaskan bahwa dari 79 SPPG yang tercantum dalam laporan BPK RI, hasil penelusuran menemukan 75 SPPG terbukti memiliki rekening VA ganda.
Saldo dari rekening-rekening tersebut kemudian ditarik dan dikembalikan ke kas negara dengan nilai total mencapai Rp78.394.130.155.
“Dari 79 SPPG yang tercantum dalam temuan BPK RI, hasil penelusuran menunjukkan bahwa 75 rekening VA merupakan rekening ganda dan saldonya telah ditarik serta disetorkan ke kas negara. Sementara, empat rekening lainnya tidak terindikasi ganda dan masih digunakan untuk operasional,” kata Lili, di Jakarta, Rabu (21/10).
Lili juga menjelaskan bahwa BGN telah menonaktifkan akses user maker dan approval pada rekening-rekening tersebut sebagai langkah pengendalian untuk mencegah penggunaan kembali rekening VA ganda.
Baca Juga: Ade Armando Sentil Sikap Prabowo soal Polemik Gibran, Benarkah Mas Wapres Tak Bisa Disalahkan?
Di samping menyelesaikan temuan rekening VA, BGN turut mengembalikan dana yang berkaitan dengan ketidakpatuhan dalam pertanggungjawaban anggaran.
Untuk temuan tersebut, jumlah dana yang telah disetorkan kembali ke kas negara tercatat sebesar Rp60.494.487.276.
Secara keseluruhan, hingga 21 Oktober 2026, BGN telah mengembalikan dana ke kas negara sebesar Rp160.370.283.211 atau sekitar 81,75 persen dari total nilai temuan BPK RI yang mencapai Rp196,17 miliar.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Utama BGN Gustanty Dian Fitrilia menegaskan bahwa penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan menjadi salah satu prioritas pengawasan internal di lingkungan BGN.
Menurutnya, setiap temuan BPK RI harus segera diselesaikan melalui langkah tindak lanjut yang tepat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Setiap temuan BPK RI perlu kami tindak lanjuti secara cepat dan tepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada saat yang sama, kami juga perlu melakukan mitigasi terhadap risiko dan penyebabnya agar kejadian serupa tidak kembali terjadi ke depannya,” ujar Gustanty.
Gustanty menambahkan bahwa BGN terus memperkuat sistem pengendalian intern dan membenahi tata kelola keuangan untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai prinsip ketertiban, transparansi, dan akuntabilitas.
“Kami terus mendorong penguatan sistem pengendalian intern dan perbaikan tata kelola keuangan untuk memastikan pengelolaan anggaran dilaksanakan secara tertib, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tambahnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Begini Alasan Dedi Mulyadi Saat Dicari Prabowo di Rakornas, Lebih Baik di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai
- 2Kasus Korupsi Pesawat Fiktif Rp4,94 Miliar, Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka
- 3150 Guru Besar Kirim Surat Terbuka Desak Gibran Mundur, Bareskrim Bergerak Maraton Cecar Pelapor Kasus Suket Ijazah!
- 4Prabowo Akhirnya Buka Kartu! Said Didu Cium Perombakan Besar Kabinet Sebelum Akhir Oktober
- 5AC Milan Hancur Lebur di Markas Bournemouth: 4 Pemain Ini Jadi Biang Keladi Pembantaian Rossoneri!
- 6Disaat Kumpul Keluarga Akhir Pekan, Resep Masakan Kepala Ikan Kakap jadi Primadona Keluarga
- 7Bayar 'Hutang' 16 Tahun Lalu, Skuad Emas Manchester United Resmi Bentrok Lawan Persija di SUGBK!
- 8SIAP-SIAP BORONG TIKET! Pemerintah Gratiskan PPN Pesawat 100 Persen Buat Libur Nataru, Cek Trik dan Tanggal Mainnya!
- 9MU Kalah Telak dari Bournemouth, tetapi Tak Bisa Langsung Pecat Michael Carrick? Ini Aturan yang Bikin Penasaran!
- 10BGN Sudah Kembalikan 81,75 Persen Dana Temuan BPK, Ke Mana Sisa Uangnya?








