Sinar Mas Land Perkuat KEK ETKI Banten, BINUS ASO Buka Kampus Engineering

AKURAT BANTEN – Kebutuhan tenaga insinyur di Indonesia terus meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi industri. Menjawab tantangan tersebut, BINUS ASO School of Engineering meresmikan kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten (KEK ETKI Banten), BSD City.
Kehadiran kampus ini diharapkan memperkuat pengembangan talenta engineering dan teknologi informasi (IT) yang memiliki kompetensi teknis, kemampuan inovasi, serta daya saing di tingkat global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyampaikan dalam World Engineering Day 2026 bahwa Indonesia membutuhkan tambahan sekitar 45% insinyur dari jumlah saat ini. Kebutuhan tersebut mencakup sekitar 15.000 insinyur untuk industri semikonduktor dan 150.000 insinyur untuk industri digital dalam enam tahun ke depan.
Pengembangan kampus BINUS ASO menjadi salah satu upaya memperkuat kapasitas pendidikan tinggi dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil, khususnya di bidang rekayasa, otomotif, robotika, dan pengembangan produk.
Kampus ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan di KEK ETKI Banten yang dikelola PT Surya Inter Wisesa, badan usaha pembangun dan pengelola kawasan di bawah Sinar Mas Land.
Peresmian kampus dihadiri CEO BINUS Group Bernard Gunawan, President ASO College Group Japan Yukata, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ueno Atsushi, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Henri Togar Hasiholan Tambunan, serta Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty, pada Senin (19/10/2026).
Baca Juga: Tangan Bengkak Setelah Operasi Kanker Payudara? Mandaya Hadirkan Limfedema Center
BINUS ASO Tawarkan Tiga Program Studi Engineering
BINUS ASO School of Engineering menawarkan tiga program studi jenjang sarjana, yakni Automotive & Robotics Engineering, Product Design Engineering, dan Business Engineering.
Ketiga program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan industri yang semakin mengandalkan perpaduan kemampuan teknis, pemecahan masalah, inovasi, dan pemahaman bisnis.
BINUS ASO merupakan hasil kemitraan pendidikan antara BINUS University dan ASO College Group Japan yang telah terjalin sejak 2014. Kolaborasi lintas negara ini menggabungkan fondasi akademik dengan pengalaman praktik serta perspektif industri Jepang.
Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk eksposur terhadap pendekatan pendidikan dan praktik kerja di Jepang.
Mahasiswa juga berpeluang mengikuti program internasional untuk memperluas wawasan dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja global.
Rektor BINUS University Dr. Nelly mengatakan, peresmian kampus baru BINUS ASO merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menghadirkan pendidikan yang berkembang sejalan dengan kebutuhan industri dan kemajuan teknologi.
Baca Juga: Tangan Bengkak Setelah Operasi Kanker Payudara? Mandaya Hadirkan Limfedema Center
“Melalui kolaborasi dengan ASO College Group Japan, kami ingin memberikan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya memperkuat kompetensi teknis mahasiswa, tetapi juga mengembangkan kemampuan inovasi, pemecahan masalah, serta perspektif global yang semakin dibutuhkan di dunia kerja,” ujar Dr. Nelly dalam keterangannya, Kamis (22/11/2026).
Menurut Nelly, kehadiran kampus baru tersebut juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara dunia pendidikan dan industri. Dengan demikian, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan tantangan nyata di lapangan.
Sejalan dengan visi BINUS University, fostering and empowering the society in building and serving the nation, BINUS ASO diharapkan mampu melahirkan talenta engineering yang berkontribusi terhadap kemajuan industri, memperkuat daya saing Indonesia, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga: Eksepsi Roy Suryo Kandas, Refly Harun Desak Jokowi Hadir dan Ijazah Diperiksa di Sidang
KEK ETKI Banten Perkuat Ekosistem Pendidikan dan Industri
Sementara itu, Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty mengakuu, kehadiran BINUS ASO School of Engineering memperkuat peran pendidikan sebagai salah satu fondasi utama pengembangan kawasan ekonomi khusus tersebut.
Menurutnya, pendidikan perlu terhubung dengan pengembangan talenta, pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri agar mampu memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian.
“Bagi kami, pendidikan tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem yang menghubungkan talenta, pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri,” kata Lindawaty.
Ia menambahkan, pengembangan KEK ETKI Banten akan terus diarahkan untuk memperluas jejaring dengan institusi pendidikan, pelaku industri, mitra teknologi, serta institusi dari berbagai negara.
Kolaborasi tersebut diharapkan membuka lebih banyak peluang pertukaran pengetahuan, riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Kehadiran BINUS ASO juga diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan di BSD City sekaligus membuka akses bagi pengembangan talenta Indonesia melalui kerja sama pendidikan internasional.
KEK ETKI Banten, yang dikenal dengan nama D-HUB SEZ (Special Economic Zone), merupakan kawasan ekonomi khusus seluas 59,68 hektare di BSD City. Kawasan ini dikembangkan dengan konsep ekosistem terintegrasi yang menghubungkan institusi pendidikan internasional dan akademi nasional sebagai pemasok talenta dengan sektor digital, kesehatan, dan industri kreatif sebagai penyedia peluang kerja.
Model pengembangan tersebut diharapkan mendorong aliran pengetahuan, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor.
Sejak ditetapkan hingga semester I 2026, KEK ETKI Banten mencatat realisasi investasi kumulatif sebesar Rp1,9 triliun. Investasi tersebut berasal dari 27 pelaku usaha dan telah menciptakan 1.880 lapangan kerja.
Baca Juga: Polemik Pendidikan Gibran Memanas, Ahmad Ali Buka Suara dan Singgung Sistem Pendidikan Luar Negeri
Capaian itu memperkuat posisi KEK ETKI Banten sebagai salah satu kawasan strategis untuk pengembangan investasi, pendidikan, teknologi, dan industri kreatif di Banten.
Didukung Infrastruktur dan Konektivitas BSD City
Berlokasi di BSD City, KEK ETKI Banten terintegrasi dengan kawasan terpadu yang mencakup hunian, area komersial, pusat bisnis, pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai infrastruktur perkotaan.
Dari sisi aksesibilitas, BSD City didukung konektivitas melalui Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A dan 1B, serta Tol Jakarta-Serpong yang terhubung dengan jaringan jalan tol lainnya, termasuk Jakarta Outer Ring Road (JORR).
Konektivitas tersebut menunjang mobilitas menuju Jakarta, Tangerang, dan wilayah sekitarnya. Akses transportasi publik juga tersedia melalui layanan BSD Link, feeder bus BSD City, serta KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake.
Baca Juga: Bikin Heboh! Greenpeace Bentangkan Spanduk di Patung Selamat Datang, Pesannya Menohok Prabowo-Gibran
Melalui pengembangan kampus BINUS ASO dan ekosistem KEK ETKI Banten, Sinar Mas Land memperkuat pengembangan BSD City sebagai kawasan yang mengintegrasikan pendidikan, teknologi, industri, dan peluang kerja dalam satu ekosistem.
Kehadiran institusi pendidikan dengan orientasi internasional diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan tinggi, tetapi juga membantu menyiapkan sumber daya manusia Indonesia untuk menghadapi kebutuhan industri masa depan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 4Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 5Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 8Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap
- 9Jokowi Belum Muncul di Sidang Roy Suryo, Isu Ijazah Asli Kembali Bikin Heboh
- 10PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!







