Banten

PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!

Aullia Rachma Puteri | 21 Oktober 2026, 18:15 WIB
PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
Selebrasi Fabian Ruiz saat cetak gol di gawang Barcelona. - AFP/FRANCK FIFE

AKURAT BANTEN - Kekalahan 2-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) tidak membuat Hansi Flick kehilangan optimisme. Pelatih Barcelona itu justru mengaku senang dengan sejumlah aspek permainan anak asuhnya, meski timnya harus mengakhiri catatan sempurna pada awal musim 2026/2027.

Barcelona tumbang saat bertandang ke Parc des Princes pada laga fase liga Liga Champions, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB.

Dalam pertandingan terbuka yang menyajikan jual beli serangan, PSG tampil lebih efektif dan berhasil mengamankan tiga poin di hadapan pendukungnya sendiri.

Hasil ini menjadi kekalahan pertama Barcelona pada musim ini. Namun, bagi Flick, skor akhir bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap

Ia menilai pertandingan tersebut memberikan pelajaran berharga bagi timnya untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.

Flick Tetap Puas Meski Barcelona Kalah

Flick tidak menutup mata terhadap kelemahan Barcelona. Pelatih asal Jerman itu mengakui timnya terlalu sering melakukan kesalahan ketika menguasai bola, termasuk kehilangan bola dengan mudah yang memberi kesempatan kepada PSG untuk melancarkan serangan berbahaya.

Meski demikian, Flick tetap melihat sisi positif dari penampilan timnya. Ia menilai kedua kesebelasan menyuguhkan pertandingan dengan kualitas tinggi dan Barcelona menunjukkan sejumlah hal yang bisa menjadi modal untuk berkembang.

“Kami harus menganalisis pertandingan ini, tetapi saya juga melihat banyak hal bagus,” ujar Flick.

Ia juga menyebut pertandingan tersebut sebagai ujian yang sangat baik. Menurutnya, Barcelona sudah mendapatkan gambaran mengenai aspek permainan yang perlu diperbaiki dan harus segera mengerjakannya dalam sesi latihan berikutnya.

Baca Juga: Gila! 6 Transfer Gratis Terbaik dalam Sejarah Premier League, Chelsea Borong 4 Nama Top

Sempat Imbang 2-2, Barcelona Akhirnya Tumbang

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. PSG membuka keunggulan melalui Désiré Doué pada babak pertama, sebelum Barcelona meningkatkan intensitas permainan setelah turun minum.

Xavi Espart mencetak gol penyeimbang bagi Barcelona pada babak kedua. Pemain muda tersebut tampil berani dan menunjukkan ketenangan dalam memanfaatkan peluangnya.

Lamine Yamal kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor ketika Barcelona berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Sempat berada dalam posisi untuk mengejar kemenangan, Blaugrana justru kembali kehilangan kendali.

Baca Juga: El Clasico Makin Membara! Suporter Real Madrid Serang Barcelona dengan Spanduk Kasus Negreira

Lucas Hernández membawa PSG kembali unggul melalui situasi bola mati. Vitinha kemudian menambah keunggulan tuan rumah, sebelum Fabián Ruiz memastikan kemenangan PSG dengan gol keempat menjelang pertandingan berakhir.

Barcelona kesulitan membendung tekanan PSG pada fase akhir laga. Efektivitas serangan tuan rumah menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi tersebut.

Jadi Peringatan Sebelum El Clasico

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Barcelona, terlebih mereka akan menghadapi Real Madrid dalam duel El Clasico pada akhir pekan.

Masalah kehilangan bola dan ketahanan lini pertahanan perlu mendapat perhatian serius. Menghadapi tim dengan kualitas serangan tinggi seperti Real Madrid, kesalahan serupa bisa kembali berakibat fatal.

Baca Juga: Pelatih Sepak Bola Mau Dilindungi dari Pemecatan? Muncul Usulan Radikal: Klub Dilarang Pecat Sebelum Januari!

Meski begitu, Flick tidak ingin timnya larut dalam kekecewaan. Ia menegaskan bahwa perjalanan menuju gelar Liga Champions masih panjang dan trofi tersebut tidak ditentukan pada Oktober.

Bagi Barcelona, kekalahan dari PSG memang menyisakan pekerjaan rumah. Namun, pertandingan ini juga memperlihatkan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan kepada salah satu tim elite Eropa.

Kini, tantangan Flick adalah mengubah pelajaran dari Paris menjadi perbaikan nyata. Optimisme saja tidak cukup, tetapi jika mampu membenahi kesalahan, Barcelona masih punya kesempatan untuk bangkit dan membuktikan kualitasnya dalam duel besar berikutnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.