Banten

Gila! 6 Transfer Gratis Terbaik dalam Sejarah Premier League, Chelsea Borong 4 Nama Top

Aullia Rachma Puteri | 21 Oktober 2026, 17:52 WIB
Gila! 6 Transfer Gratis Terbaik dalam Sejarah Premier League, Chelsea Borong 4 Nama Top
Sol Campbell pemain Arsenal. - PA Archive/PA

AKURAT BANTEN - Bursa transfer Premier League identik dengan uang dalam jumlah besar. Namun, sejarah juga mencatat sejumlah klub mampu mendapatkan pemain kelas dunia tanpa membayar biaya transfer sepeser pun.

Football Muse baru-baru ini merangkum enam transfer gratis terbaik dalam sejarah Premier League. Menariknya, Chelsea mendominasi daftar tersebut dengan empat nama, sementara dua lainnya merupakan pemain yang kemudian menjadi bagian penting dalam kesuksesan Arsenal dan Liverpool.

Ruud Gullit, Awal Transformasi Chelsea

Nama pertama adalah Ruud Gullit yang bergabung dengan Chelsea pada 1995 secara gratis dari Sampdoria. Ketika itu, Chelsea belum menjadi kekuatan dominan seperti sekarang.

Gullit datang sebagai pemain berstatus bintang dunia setelah meraih Ballon d'Or. Dampaknya di Stamford Bridge terasa sangat cepat.

Baca Juga: El Clasico Makin Membara! Suporter Real Madrid Serang Barcelona dengan Spanduk Kasus Negreira

Ia menjadi salah satu pemain terpenting Chelsea dan kemudian mengambil peran sebagai player-manager.

Di bawah kepemimpinannya, Chelsea memenangkan Piala FA 1997, trofi besar pertama klub sejak 1971. Kehadiran Gullit juga menjadi bagian dari perubahan wajah Chelsea yang semakin terbuka terhadap pemain-pemain top dari luar Inggris.

Sol Campbell, Transfer yang Menggemparkan London

Jika berbicara soal transfer gratis paling kontroversial, Sol Campbell sulit dilewatkan.

Pada 2001, Campbell meninggalkan Tottenham Hotspur dan bergabung dengan Arsenal sebagai pemain bebas transfer. Kepindahan kapten Spurs ke rival sekota tersebut langsung memicu kemarahan suporter Tottenham.

Baca Juga: Pelatih Sepak Bola Mau Dilindungi dari Pemecatan? Muncul Usulan Radikal: Klub Dilarang Pecat Sebelum Januari!

Namun, Arsenal mendapatkan keuntungan besar. Campbell membantu The Gunners meraih Premier League dan Piala FA pada musim pertamanya.

Tiga tahun kemudian, ia menjadi bagian dari skuad Arsenal yang menjuarai Premier League tanpa terkalahkan pada musim 2003/2004.

Jay-Jay Okocha, Sihir dari Bolton

Jay-Jay Okocha mungkin tidak mengoleksi trofi sebanyak nama lain dalam daftar ini, tetapi pengaruhnya di Bolton Wanderers sangat kuat.

Didatangkan gratis dari Paris Saint-Germain pada 2002, gelandang Nigeria tersebut langsung menjadi idola berkat teknik, kreativitas, dan kemampuan menghiburnya. Okocha menjadi salah satu simbol generasi Bolton di bawah Sam Allardyce.

Baca Juga: Persija Jakarta Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Dampingi Persija 6 Laga Tandang, Denda Tembus Rp90 Juta

Michael Ballack, Gratis tapi Kelas Dunia

Chelsea kembali menemukan jackpot ketika mendatangkan Michael Ballack dari Bayern Munchen pada 2006.

Kapten Jerman tersebut datang dengan reputasi sebagai salah satu gelandang terbaik generasinya. Selama empat musim di Stamford Bridge, Ballack mencatat 167 penampilan dan 26 gol.

Ia turut membantu Chelsea meraih Premier League, Piala Liga, serta tiga Piala FA. Salah satu momen pentingnya terjadi ketika ia mencetak gol kemenangan melawan Blackburn Rovers pada semifinal Piala FA 2007.

James Milner, Mesin yang Tak Pernah Berhenti

Liverpool mendapatkan James Milner secara gratis dari Manchester City pada 2015. Hasilnya jauh melampaui ekspektasi.

Baca Juga: Liverpool Diam-Diam Pantau Bintang Baru Aston Villa, Calon Pengganti Alexis Mac Allister?

Milner bermain 332 kali selama delapan musim di Anfield, mencetak 26 gol, dan memenangkan enam trofi utama bersama Liverpool, termasuk Liga Champions 2019 dan Premier League 2019/2020.

Ia juga dipercaya sebagai wakil kapten dan menjadi salah satu figur penting di ruang ganti.

Thiago Silva, Pengalaman yang Berbuah Trofi

Chelsea menutup daftar dengan Thiago Silva. Bek Brasil itu bergabung secara gratis dari Paris Saint-Germain pada 2020 ketika usianya sudah mendekati 36 tahun.

Alih-alih kesulitan menghadapi kerasnya Premier League, Silva justru langsung menjadi pemimpin pertahanan. Musim pertamanya berakhir dengan trofi Liga Champions, sebelum ia turut meraih Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub bersama Chelsea. Dalam empat musim, Silva mencatat 155 penampilan untuk The Blues.

Baca Juga: Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!

Enam nama tersebut menunjukkan bahwa transfer gratis bukan sekadar solusi ketika klub ingin menghemat uang.

Dengan perekrutan yang tepat, pemain berstatus bebas transfer justru bisa menjadi fondasi kesuksesan dan meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Premier League.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.