Viktor Gyökeres Mulai Tersisih di Arsenal, Kai Havertz Bikin Masa Depan Striker Swedia Itu Makin Suram!

AKURAT BANTEN - Masa depan Viktor Gyökeres di Arsenal mulai menjadi bahan perbincangan. Penyerang asal Swedia tersebut dinilai kehilangan kepercayaan diri setelah kesulitan mendapatkan tempat utama di bawah asuhan Mikel Arteta.
Persaingan dengan Kai Havertz membuat posisi Gyökeres di lini depan The Gunners semakin tidak pasti.
Legenda Arsenal, Emmanuel Petit, menilai situasi tersebut bisa berdampak terhadap mentalitas sang striker. Menurut Petit, keputusan Arteta yang lebih mengutamakan Havertz mengirimkan sinyal bahwa Gyökeres bukan lagi prioritas utama dalam susunan pemain Arsenal.
Petit bahkan menilai kondisi itu dapat menyulitkan Gyökeres untuk tampil maksimal, terutama dalam pertandingan-pertandingan penting.
Meski demikian, pandangan tersebut merupakan penilaian pribadi Petit, bukan konfirmasi bahwa Arsenal telah memutuskan untuk menjual penyerang berusia 28 tahun itu.
Kai Havertz Jadi Pesaing Utama
Sejak bergabung dengan Arsenal dari Sporting CP pada musim panas 2025, Gyökeres diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan tim akan penyerang tengah yang produktif.
Ia mengakhiri musim debutnya dengan catatan 21 gol di seluruh kompetisi, termasuk 14 gol di Premier League. Catatan tersebut menjadikannya pencetak gol terbanyak Arsenal pada musim 2025/2026.
Namun, produktivitas tersebut belum menjamin tempat reguler bagi Gyökeres pada musim berikutnya. Arteta masih mempertimbangkan Havertz sebagai pilihan utama karena kontribusinya dalam membangun serangan, menghubungkan permainan antarlini, dan membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Kondisi itu membuat Gyökeres harus bekerja lebih keras untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi ujung tombak utama.
Sebagai penyerang yang mengandalkan kekuatan fisik dan pergerakan di kotak penalti, ia perlu menunjukkan bahwa kemampuannya dapat menyatu dengan pendekatan permainan Arsenal.
Arteta Tidak Sepenuhnya Kehilangan Kepercayaan
Meski Gyökeres tengah menghadapi masa sulit, Arteta sebelumnya tetap memberikan dukungan kepada sang pemain.
Pelatih asal Spanyol itu menilai performa seorang striker kerap dinilai berdasarkan apakah ia berhasil mencetak gol atau tidak.
Arteta juga menyoroti bahwa Gyökeres telah beberapa kali berada dalam posisi bagus, tetapi tidak mendapatkan umpan yang tepat untuk menyelesaikan peluang.
Menurutnya, perbedaan antara mencetak gol dan gagal melakukannya dapat mengubah persepsi terhadap penampilan seorang penyerang.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan Gyökeres tidak semata-mata berkaitan dengan kualitas individu.
Dukungan rekan setim, suplai bola, serta kecocokan dengan sistem permainan juga berpengaruh terhadap produktivitasnya.
Rumor Penjualan Mulai Bermunculan
Situasi Gyökeres memunculkan spekulasi bahwa Arsenal bisa mempertimbangkan penjualan sang striker pada akhir musim 2026/2027 apabila perannya tidak mengalami perubahan.
Sejumlah laporan menyebut kemungkinan tersebut, tetapi hingga kini rumor itu belum dapat dianggap sebagai keputusan resmi klub.
Di sisi lain, Gyökeres sebelumnya menyatakan dirinya merasa sangat bahagia di Arsenal dan ingin memperjuangkan tempatnya.
Ia mengakui ingin mendapatkan lebih banyak menit bermain, tetapi juga memahami bahwa klub memiliki banyak pemain berkualitas.
Sikap tersebut memperlihatkan bahwa sang striker belum menyerah menghadapi persaingan. Ia masih memiliki kesempatan untuk mengubah pandangan Arteta melalui penampilan yang lebih konsisten setiap kali dipercaya bermain.
Kesempatan Gyökeres Belum Habis
Bagi Arsenal, mempertahankan persaingan sehat di lini depan merupakan bagian penting dalam menghadapi jadwal padat.
Gyökeres memiliki catatan gol yang cukup baik pada musim debutnya, sehingga terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa perekrutannya gagal hanya karena ia kesulitan mempertahankan posisi utama.
Namun, waktu dan kesempatan bermain akan menjadi faktor penting. Jika Gyökeres mampu kembali tajam dan menunjukkan kecocokan dengan sistem Arteta, ia berpeluang merebut kembali kepercayaan sang pelatih.
Baca Juga: Usia 41 Tahun Belum Habis! Ronaldo Kembali Cetak Gol, Rekor 1.000 Gol Makin Dekat
Sebaliknya, apabila situasinya tidak berubah hingga akhir musim, spekulasi mengenai masa depannya kemungkinan akan semakin ramai.
Untuk saat ini, satu hal yang jelas, yaitu Gyökeres masih harus membuktikan dirinya di Arsenal, sementara keputusan akhir mengenai masa depannya belum diumumkan secara resmi.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Begini Alasan Dedi Mulyadi Saat Dicari Prabowo di Rakornas, Lebih Baik di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai
- 2Kasus Korupsi Pesawat Fiktif Rp4,94 Miliar, Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka
- 3150 Guru Besar Kirim Surat Terbuka Desak Gibran Mundur, Bareskrim Bergerak Maraton Cecar Pelapor Kasus Suket Ijazah!
- 4AC Milan Hancur Lebur di Markas Bournemouth: 4 Pemain Ini Jadi Biang Keladi Pembantaian Rossoneri!
- 5Prabowo Akhirnya Buka Kartu! Said Didu Cium Perombakan Besar Kabinet Sebelum Akhir Oktober
- 6Disaat Kumpul Keluarga Akhir Pekan, Resep Masakan Kepala Ikan Kakap jadi Primadona Keluarga
- 7Bayar 'Hutang' 16 Tahun Lalu, Skuad Emas Manchester United Resmi Bentrok Lawan Persija di SUGBK!
- 8SIAP-SIAP BORONG TIKET! Pemerintah Gratiskan PPN Pesawat 100 Persen Buat Libur Nataru, Cek Trik dan Tanggal Mainnya!
- 9Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 10Lineker dan Shearer Kompak Peringatkan Cesc Fabregas: Jangan Nekat Latih MU, Karier Bisa Hancur!









