Saka Cedera, Arsenal Malah Menang 2-0: Apakah The Gunners Benar-Benar Tak Lagi Bergantung pada Sang Bintang?
AKURAT BANTEN - Arsenal mendapat jawaban awal atas pertanyaan besar yang muncul setelah Bukayo Saka mengalami cedera.
Tanpa winger andalan tersebut, The Gunners tetap mampu meraih kemenangan 2-0 atas Everton pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027, Sabtu (24/10/2026).
Ezri Konsa dan Gabriel Magalhaes menjadi pencetak gol Arsenal dalam pertandingan tersebut.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Mikel Arteta, tetapi belum cukup untuk membuktikan bahwa Arsenal sepenuhnya bisa menggantikan kontribusi Saka dalam jangka panjang.
Saka sendiri harus meninggalkan lapangan lebih awal ketika Arsenal bermain imbang 2-2 melawan Bayern Munchen di Liga Champions. Ia hanya bermain sekitar 10 menit sebelum mengalami masalah pada paha.
Arteta kemudian mengonfirmasi bahwa pemain berusia 25 tahun itu harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat keparahan cederanya.
Eze dan Madueke Tunjukkan Arsenal Punya Alternatif
Absennya Saka membuat Arteta harus mengubah komposisi lini serangnya. Dalam laga melawan Everton, Eberechi Eze dan Noni Madueke menjadi dua pemain yang memberikan variasi berbeda di area sayap.
Arsenal tidak terlihat sepenuhnya kehilangan kreativitas. Mereka mampu menyerang dari kedua sisi dan menghasilkan tekanan yang cukup konsisten.
Bahkan, The Gunners memperoleh 12 tendangan sudut dalam pertandingan tersebut, jauh lebih banyak dibandingkan rata-rata sekitar lima sepak pojok dalam tujuh laga liga sebelumnya.
Max Dowman juga menjadi opsi menarik. Pemain berusia 16 tahun itu mendapat perhatian setelah Arteta menyatakan bahwa dirinya siap memberikan menit bermain selama Saka absen.
Namun, Arteta juga menegaskan bahwa Dowman masih perlu membangun kebiasaan sebagai pemain senior.
Statistik Tetap Menunjukkan Pentingnya Saka
Kemenangan atas Everton memang menggembirakan, tetapi statistik sebelum pertandingan menunjukkan mengapa kehilangan Saka tetap menjadi persoalan serius.
Arsenal rata-rata mencetak 2 gol per 90 menit ketika Saka bermain, sementara angka tersebut turun menjadi 1,6 gol ketika sang winger tidak tampil. Jumlah tembakan juga berkurang dari 15,1 menjadi 13,7 per 90 menit.
Persentase kemenangan Arsenal pun tercatat 64,2 persen ketika Saka bermain, dibandingkan 53,3 persen tanpa dirinya.
Angka tersebut tidak berarti Arsenal pasti kesulitan setiap kali Saka absen. Namun, data menunjukkan bahwa kontribusinya memang memiliki pengaruh terhadap produktivitas dan konsistensi tim.
Arteta pun harus berhati-hati dalam menentukan strategi. Saka bukan hanya memberikan kemampuan menciptakan peluang, tetapi juga ancaman dalam situasi satu lawan satu dan kemampuan membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Bola Mati Kembali Menjadi Senjata
Ada satu perkembangan menarik dari kemenangan atas Everton. Arsenal akhirnya mencetak gol dari situasi bola mati di Premier League musim ini, selain penalti yang sebelumnya dicetak Saka ketika menghadapi Sunderland.
Baca Juga: Usia 41 Tahun Belum Habis! Ronaldo Kembali Cetak Gol, Rekor 1.000 Gol Makin Dekat
Konsa membuka skor melalui situasi bola mati pada menit ketujuh, sementara Gabriel memastikan kemenangan Arsenal dengan gol kedua.
Hal tersebut menjadi kabar positif karena bola mati merupakan salah satu senjata penting Arsenal dalam perjalanan mereka meraih gelar musim lalu.
The Gunners bahkan mencetak 19 gol dari situasi bola mati pada musim tersebut, sebuah rekor Premier League dalam satu musim.
Tantangan Sesungguhnya Baru Dimulai
Kemenangan atas Everton memberikan bukti bahwa Arsenal tidak langsung kehilangan daya saing ketika Saka absen. Namun, jadwal berikutnya akan menjadi ujian yang jauh lebih berat.
Baca Juga: Belajar dari Saka dan Gordon, Rio Ngumoha Punya Resep Jadi Winger Mematikan di Liverpool
Dalam periode ketika Saka diperkirakan menepi, Arsenal harus menghadapi sejumlah pertandingan penting, termasuk melawan Liverpool, Borussia Dortmund, Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Real Madrid.
Situasi tersebut membuat Arteta membutuhkan kontribusi lebih besar dari seluruh pemain. Eze, Madueke, Gabriel Martinelli, hingga pemain muda seperti Dowman harus mampu mengambil sebagian beban kreativitas yang biasanya berada di pundak Saka.
Apalagi, cedera Saka datang di tengah jadwal yang sangat padat. Arteta sebelumnya mengkritik padatnya kalender pertandingan dan menegaskan perlunya mengelola beban sang winger dengan lebih baik setelah ia kembali nanti.
Arsenal telah melewati ujian pertama dengan nilai sempurna. Namun, kemenangan atas Everton hanyalah halaman pembuka.
Baca Juga: Tak Punya Striker Super? Declan Rice Beri Jawaban Menohok usai Arsenal Tahan Bayern 2-2
Jika The Gunners mampu tetap konsisten ketika menghadapi rangkaian lawan elite tanpa Saka, barulah mereka benar-benar bisa mengatakan bahwa ketergantungan terhadap sang bintang telah berkurang.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Begini Alasan Dedi Mulyadi Saat Dicari Prabowo di Rakornas, Lebih Baik di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai
- 2Kasus Korupsi Pesawat Fiktif Rp4,94 Miliar, Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka
- 3150 Guru Besar Kirim Surat Terbuka Desak Gibran Mundur, Bareskrim Bergerak Maraton Cecar Pelapor Kasus Suket Ijazah!
- 4AC Milan Hancur Lebur di Markas Bournemouth: 4 Pemain Ini Jadi Biang Keladi Pembantaian Rossoneri!
- 5Prabowo Akhirnya Buka Kartu! Said Didu Cium Perombakan Besar Kabinet Sebelum Akhir Oktober
- 6Disaat Kumpul Keluarga Akhir Pekan, Resep Masakan Kepala Ikan Kakap jadi Primadona Keluarga
- 7Bayar 'Hutang' 16 Tahun Lalu, Skuad Emas Manchester United Resmi Bentrok Lawan Persija di SUGBK!
- 8SIAP-SIAP BORONG TIKET! Pemerintah Gratiskan PPN Pesawat 100 Persen Buat Libur Nataru, Cek Trik dan Tanggal Mainnya!
- 9Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 10Lineker dan Shearer Kompak Peringatkan Cesc Fabregas: Jangan Nekat Latih MU, Karier Bisa Hancur!









