Belajar dari Saka dan Gordon, Rio Ngumoha Punya Resep Jadi Winger Mematikan di Liverpool
AKURAT BANTEN - Liverpool memiliki salah satu talenta muda yang perkembangannya mulai mencuri perhatian.
Rio Ngumoha tidak hanya mengandalkan kecepatan dan kemampuan menggiring bola, tetapi juga terus belajar dari winger-winger terbaik Inggris. Dua nama yang secara khusus menjadi panutannya adalah Bukayo Saka dan Anthony Gordon.
Ngumoha mengungkapkan pengalamannya ketika mendapat kesempatan berlatih bersama Saka dan Gordon di Timnas Inggris.
Bagi pemain berusia 18 tahun tersebut, berada satu lingkungan dengan dua winger senior memberikan pelajaran berharga yang sulit didapatkan hanya dari sesi latihan klub.
"Berlatih bersama mereka setiap hari dan melihat apa yang mereka lakukan sangat membantu saya," kata Ngumoha.
Belajar dari Dua Winger Berbeda Karakter
Saka dan Gordon memiliki karakter permainan yang berbeda, tetapi keduanya sama-sama dikenal berani menghadapi pemain lawan.
Saka menjadi salah satu pemain penting Arsenal dan Timnas Inggris, sedangkan Gordon berkembang menjadi salah satu opsi utama di sektor sayap Inggris.
Ngumoha mencoba mengambil pelajaran dari keduanya. Ia bahkan mulai mengembangkan kemampuan bermain di kedua sisi lapangan.
Perubahan tersebut membuat permainannya menjadi lebih sulit ditebak. Ketika bermain di kiri, Ngumoha dapat mengandalkan kemampuan satu lawan satu dan kecepatannya. Namun, ketika digeser ke kanan, ia memiliki kesempatan memberikan ancaman dengan cara berbeda.
"Saya pikir itu membuat saya sedikit sulit diprediksi," ujar Ngumoha.
Kemampuan bermain di dua sisi tersebut menjadi aset penting dalam sepak bola modern. Winger tidak lagi harus terpaku pada satu posisi sepanjang pertandingan.
Fleksibilitas dapat membantu pelatih mengubah struktur serangan tanpa harus melakukan pergantian pemain.
Iraola Minta Ngumoha Berani
Perkembangan Ngumoha juga tidak terlepas dari kepercayaan yang diberikan pelatih Liverpool, Andoni Iraola.
Baca Juga: MU Kalah Telak, Roy Keane Tunjuk Pelatih yang Bisa Bikin Kekacauan: Diego Simeone Jadi Jawaban?
Sang manajer meminta Ngumoha lebih berani ketika menghadapi situasi satu lawan satu. Instruksi tersebut sesuai dengan karakter alami sang pemain yang memang senang membawa bola dan mencoba melewati lawan.
Namun, Iraola tidak hanya meminta Ngumoha memikirkan serangan. Ketika kehilangan bola, winger muda itu juga dituntut segera membantu tim.
"Dia ingin saya berani menghadapi pemain lawan dalam duel satu lawan satu dan menjadi pemain yang mengancam. Saat tidak menguasai bola, dia ingin saya membantu tim semaksimal mungkin," kata Ngumoha.
Tuntutan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan Ngumoha tidak hanya diarahkan untuk menjadi pemain yang atraktif, tetapi juga winger yang memiliki kontribusi dalam struktur permainan secara keseluruhan.
Baca Juga: PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
Pernah Bikin Sejarah di Liverpool
Perkembangan Ngumoha sebenarnya sudah terlihat sejak musim sebelumnya. Pada Agustus 2025, ia mencetak gol dramatis ke gawang Newcastle United dan menjadi pencetak gol termuda Liverpool di Premier League.
BBC juga menyoroti keberaniannya dalam duel satu lawan satu. Ngumoha pernah menjelaskan bahwa ketika mendapat kesempatan menghadapi pemain lawan, ia tidak ragu untuk mencoba melewatinya.
Mantan pemain seperti Rio Ferdinand dan Daniel Sturridge juga memberikan pujian terhadap keberanian serta gaya bermain langsung sang winger.
Kini, Ngumoha semakin sering mendapatkan kesempatan bersama tim utama. Berdasarkan laporan terbaru, ia telah mencatat dua gol dalam 14 penampilan Premier League.
Persaingan di lini serang Liverpool memang semakin berat. Kedatangan pemain baru dan keberadaan sejumlah winger berpengalaman membuat tempat di starting XI tidak mudah didapatkan. Namun, situasi tersebut justru bisa menjadi bagian dari proses perkembangan Ngumoha.
Ia sendiri memilih tidak terlalu memikirkan pembicaraan mengenai kontrak baru dan menyerahkan urusan tersebut kepada agennya. Fokusnya tetap sederhana: bermain untuk Liverpool dan terus berkembang.
Jika Ngumoha mampu mempertahankan keberanian dalam duel satu lawan satu, menambah kemampuan bermain di kedua sisi, sekaligus meningkatkan kontribusi tanpa bola, bukan tidak mungkin ia akan berkembang menjadi salah satu winger paling berbahaya di Premier League.
Baca Juga: Gila! 6 Transfer Gratis Terbaik dalam Sejarah Premier League, Chelsea Borong 4 Nama Top
Belajar dari Saka dan Gordon hanyalah permulaan. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa Ngumoha mampu menciptakan versinya sendiri di panggung sepak bola Inggris.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 3Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 4Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 5Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap
- 6PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 7Jokowi Belum Muncul di Sidang Roy Suryo, Isu Ijazah Asli Kembali Bikin Heboh
- 8Buntut 7,5 Ribu Hektare Lahan Hangus: Izin 6 Perusahaan Dibekukan, Seret Nama Haji Isam hingga Taipan Sawit, Ini Kronologinya!
- 9Tak Punya Striker Super? Declan Rice Beri Jawaban Menohok usai Arsenal Tahan Bayern 2-2
- 10Belajar dari Saka dan Gordon, Rio Ngumoha Punya Resep Jadi Winger Mematikan di Liverpool








