Banten

Hadapi Cuaca Ekstrim, BPBD Banten Minta Masyarakat Tetap Waspada

Irsyad Mohammad | 15 Januari 2024, 16:23 WIB
Hadapi Cuaca Ekstrim, BPBD Banten Minta Masyarakat Tetap Waspada

AKURAT BANTEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten menghimbau seluruh masyarakat agar tetap terus bersiaga untuk menghadapi cuaca ekstrim pada bulan Januari hingga Februari 2024.

Dikatakan, Kepala BPBD Provinsi Banten, Nana Suryana, pihaknya terus memantau informasi dari BMKG terkait dengan cuaca ekstrim yang diprediksi akan terjadi pada bula Januari hingga Februari tahun 2024 ini.

"Harus di antisipasi kaitannya dengan Februari yang diprediksi puncaknya diatas normal terutama di Lebak dan Pandeglang kalau saat ini memang lebih cenderung di bagian utara Tangerang karena sudah terjadi juga di Tangsel di kota Tangerang beberapa daerah-daerah yang terjadi banjir termasuk di Serang," katanya, Senin (15/1/2024). 

Baca Juga: PT Timah dalam Pusaran Korupsi, Kerugian Negara Capai Triliunan

Ia menyebut, informasi tersebut seiring dengan perkembangan info dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait dengan perkiraan cuaca ekstrim.

"Ini prediksi-prediksi yang saat ini sesuai dengan informasi dari BMKG hidrometeorologi itu memang terkait dengan perubahan iklim dari El Nino ke la nina ini sudah terasa, beberapa lokasi juga sudah mengalami banjir walaupun itu genangan," katanya.

Oleh karena itu, BPBD Banten telah melakukan koordinasi dengan Kabupaten Kota untuk meningkatkan kontigensi dan mengukur kemampuan BPBD d tingkat Kabupaten, Kota, dan Provinsi

"Termasuk instansi lainnya baik TNI Polri relawan untuk menyiapkan baik personil maupun peralatan sehingga kalau terjadi bencana ini mereka sudah siap semua," jelasnya.

Baca Juga: Prediksi Jitu Skor Pertandingan Malam Ini MU Vs Tottenham

Selan itu, Nana juga mengatakan, saat ini ada penambahan perahu karet di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banten.

"Alhamdulillah di BPBD sendiri perahu karet ada peningkatan, jumlahnya lebih dari 10 dan mudah-mudahan ini bisa (digunakan), kita harapkan tidak banjir serentak tapi paling tidak kita bisa suplai kalau kabupaten kota membutuhkan alat itu," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.