MU Tetap Pertahankan Carrick, Gary Neville Malah Geleng-Geleng: Pemecatan Bisa Jadi Jalan Terbaik

AKURAT BANTEN - Manchester United sedang berada dalam salah satu periode paling mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah delapan pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi, masa depan Michael Carrick kembali menjadi bahan perdebatan.
Namun, ketika manajemen Setan Merah memilih mempertahankan sang pelatih, Gary Neville justru menilai pemecatan bisa menjadi jalan terbaik bagi semua pihak.
Manchester United baru saja dihajar Bournemouth 0-3 di Old Trafford pada Minggu (25/10/2026).
Baca Juga: Ronald Araujo Makin Menggila di Liverpool, The Reds Siap Tebus Rp1 Triliun dari Barcelona!
Kekalahan tersebut memperpanjang rentetan tanpa kemenangan menjadi delapan pertandingan dan membuat Setan Merah hanya mengoleksi tujuh poin dari delapan laga Premier League. Mereka pun berada di posisi ke-16, hanya satu poin di atas zona degradasi.
Neville Pertanyakan Keputusan Manajemen
Neville mengaku terkejut Carrick masih dipercaya menangani Manchester United. Dalam podcast Stick to Football, mantan kapten MU itu menduga jajaran petinggi klub telah berdebat panjang mengenai masa depan Carrick setelah kekalahan dari Bournemouth.
Menurut Neville, keputusan mempertahankan Carrick menunjukkan Manchester United mungkin belum memiliki rencana yang benar-benar matang jika harus melakukan pergantian pelatih.
Ia bahkan mengaitkan situasi tersebut dengan pengalamannya sendiri ketika menangani Valencia. Neville hanya bertahan beberapa bulan sebagai pelatih klub Spanyol itu sebelum dipecat pada 2016.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cetak Hat-trick dalam 15 Menit, Total Gol Karier Kini Tembus 985
Baginya, pemecatan seorang pelatih tidak selalu harus dipandang sebagai kegagalan. Dalam kondisi tertentu, keputusan tersebut justru dapat mengakhiri situasi yang sudah tidak sehat bagi klub maupun sang pelatih.
Carrick Masih Diberi Kesempatan
Meski tekanan meningkat, Manchester United akhirnya tidak mengambil keputusan untuk mengganti Carrick.
Sang pelatih tetap memimpin latihan dan dipersiapkan menangani tim saat menghadapi Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu (31/10/2026).
Carrick sendiri menegaskan dirinya tidak membutuhkan jaminan dari manajemen mengenai masa depannya. Ia memilih fokus menjalankan tugas dan berusaha memperbaiki keadaan tim.
Baca Juga: Inter Miami Ditahan Imbang FC Cincinnati 2-2, Posisi Lionel Messi Terancam di Klasemen MLS
Sikap tersebut menunjukkan bahwa Carrick masih memiliki keyakinan untuk membalikkan situasi.
Terlebih, musim lalu ia berhasil membawa Manchester United finis di posisi ketiga Premier League setelah mengambil alih tim dari Ruben Amorim dan mengamankan tiket Liga Champions.
Kontras dengan Dukungan Fans
Menariknya, posisi Carrick di mata suporter justru tidak sepenuhnya buruk. Setelah kekalahan dari Bournemouth, para pendukung Manchester United memberikan tepuk tangan kepada Carrick ketika ia melakukan putaran untuk menyapa fans.
Respons tersebut berbeda dengan reaksi terhadap para pemain dan jajaran klub. Sebagian suporter menunjukkan kekecewaan mereka kepada skuad setelah pertandingan.
Baca Juga: Brasil Boyong Vinicius Jr hingga Raphinha ke Singapura, Ini Jadwal Pertandingannya
Carrick memang memiliki hubungan khusus dengan pendukung United. Ia menghabiskan 12 tahun sebagai pemain Manchester United dan mencatat 464 penampilan untuk klub tersebut.
Statusnya sebagai legenda klub membuat sebagian fans masih memberikan dukungan meski hasil tim sedang mengecewakan.
Masalah MU Lebih Besar dari Pelatih?
Neville tidak hanya mempertanyakan Carrick. Ia juga mengkritik pengambilan keputusan di tubuh Manchester United secara lebih luas.
Situasi klub memang semakin rumit. Sebelum kekalahan dari Bournemouth, Manchester United juga kalah 1-4 dari Como di Liga Champions.
Baca Juga: Philippe Diallo Minta Kontroversi Kylian Mbappe di China Diakhiri, Real Madrid Ikut Terdampak
Kekalahan tersebut diikuti kontroversi setelah Bruno Fernandes mempertanyakan taktik tim dan kemudian dicadangkan saat menghadapi Bournemouth.
Namun, Carrick memastikan masalah dengan Fernandes telah diselesaikan. Sang kapten juga tetap dipercaya memimpin tim menjelang pertandingan melawan Chelsea.
Chelsea Jadi Ujian Berikutnya
Kini Carrick mendapat kesempatan untuk menjawab semua keraguan tersebut di Stamford Bridge.
Kemenangan atas Chelsea dapat menjadi momentum penting untuk menghentikan rentetan buruk sekaligus meredakan tekanan terhadap dirinya.
Baca Juga: Virgil van Dijk Sebut Kepercayaan Suporter Liverpool Kembali Pulih, Arsenal Jadi Ujian Berikutnya
Sebaliknya, kegagalan kembali meraih kemenangan berpotensi membuat suara yang meminta pergantian pelatih semakin keras.
Bagi Neville, persoalannya bukan semata-mata apakah Carrick merupakan pelatih yang bagus atau buruk. Manchester United membutuhkan keputusan yang jelas dan terencana.
Jika klub memang masih percaya kepada Carrick, dukungan tersebut harus diwujudkan dengan strategi yang konkret.
Namun jika kepercayaan itu sudah hilang, Neville percaya berpisah mungkin justru menjadi jalan terbaik.
Baca Juga: Neymar Kena Skorsing Tiga Pertandingan, Ini Penyebab Bintang Santos Dihukum
Kini, pertandingan melawan Chelsea akan menjadi panggung bagi Carrick untuk membuktikan bahwa kesempatan kedua dari Manchester United tidak diberikan secara sia-sia.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 5Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 8Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 9Eks Presiden Inter Milan Ungkap Fakta Mengejutkan: Singkirkan Barcelona Lebih Membahagiakan daripada Juara UCL!
- 10Komentar soal Mao Zedong Bikin Mbappe Terpojok, Kini Bos Sepak Bola Prancis Turun Tangan








