Man City Juara Piala FA, Tapi Mengapa Pep Guardiola Justru Marah dan Larang Pemainnya Berpesta?

AKURAT BANTEN– Keberhasilan Manchester City merengkuh trofi Piala FA kedelapan mereka setelah menumbangkan Chelsea 1-0 di Stadion Wembley pada Sabtu (16/5/2026) seharusnya menjadi malam penuh hura-hura.
Musik keras, semprotan sampanye, dan tawa lepas biasanya langsung memenuhi ruang ganti sang juara.
Namun, pemandangan kontras justru terjadi di ruang ganti The Citizens.
Alih-alih senyuman longgar, atmosfer ketegangan justru ditiupkan langsung oleh sang manajer, Pep Guardiola.
Melihat para pemainnya mulai bersiap membuka botol bir untuk merayakan trofi mayor ke-20 sepanjang kariernya di Etihad, Pep langsung mengambil tindakan tegas.
Ia melarang keras adanya pesta alkohol malam itu. Mengapa?
Misi Belum Selesai: Arsenal Sudah Menanti
Alasan di balik ketegasan Pep sebenarnya sangat logis namun menuntut mentalitas baja.
Pelatih asal Catalan itu sadar betul bahwa trofi Piala FA hanyalah terminal antara.
Fokus utama Manchester City saat ini adalah mempertahankan takhta Premier League dari kejaran sang rival abadi, Arsenal.
Dengan sisa dua laga krusial di liga yang akan menentukan gelar juara domestik musim 2025/2026, Pep tidak mau fokus anak asuhnya buyar hanya karena mabuk kemenangan semalam.
Tidak ada perayaan. Tidak ada bir, satu botol pun. Kita harus segera kembali ke Manchester, memulihkan kondisi fisik, dan bersiap. Misi kita musim ini belum selesai, dan Arsenal tidak akan memberikan kita celah jika kita lengah sedikit saja, tegas Pep Guardiola dengan nada bertenaga di depan para pemainnya.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas, AS dan Israel Disebut Siap Gempur Iran Lagi Pekan Depan
Faktor Kelelahan Ekstrem Squad The Citizens
Larangan keras ini juga didasari atas rasa khawatir Pep terhadap kondisi fisik skuadnya.
Sebelum laga final, armada City harus menghadapi jadwal super padat dan sempat mengalami kendala logistik perjalanan enam jam menggunakan kereta api menuju London.
Ditambah lagi, Chelsea yang tampil dengan waktu istirahat penuh selama seminggu berhasil menguras habis stamina Erling Haaland dan kolega selama 90 menit penuh di Wembley.
Beruntung, rekrutan cerdas bulan Januari 2026, Antoine Semenyo, berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-71 lewat gol tumit (backheel) indahnya memanfaatkan umpan Haaland.
Jika para pemain dibiarkan begadang dan mengonsumsi alkohol, proses pemulihan otot (recovery) akan melambat, dan itu bisa menjadi bencana besar bagi City di sisa laga Premier League pekan depan.
Baca Juga: Roy Suryo Tantang Polisi soal Kasus Ijazah Jokowi, Berani P21 Minggu Depan?
Kado Perpisahan yang Tertunda untuk Sang Legenda
Ketegasan Pep ini sempat terasa mengharukan karena laga final ini merupakan momen emosional bagi Bernardo Silva dan John Stones.
Dua jenderal veteran yang telah mengabdi selama hampir satu dekade ini dipastikan akan berpisah dan meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas mendatang.
Pep Guardiola mengakui bahwa memenangkan Piala FA adalah penghormatan luar biasa untuk loyalitas Bernardo dan Stones.
Namun, alih-alih berpesta di ruang ganti Wembley, Pep menjanjikan sebuah perayaan yang jauh lebih megah jika mereka berhasil mengunci gelar juara liga nantinya.
Manajemen klub kabarnya telah menyiapkan skenario pesta besar, termasuk parade bus terbuka di pusat kota Manchester serta after party mewah di Co-op Live pada Senin pekan depan—dengan satu syarat mutlak: trofi Premier League harus tetap berada di Etihad!(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 7Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 8Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo








