Banten

Achraf Hakimi Cetak Hat-trick Perdana, PSG Hancurkan Le Havre 5-1 di Ligue 1

Viona Sebastian Nolani | 31 Oktober 2026, 12:31 WIB
Achraf Hakimi Cetak Hat-trick Perdana, PSG Hancurkan Le Havre 5-1 di Ligue 1
Achraf Hakimi. - instagram/@achrafhakimi

AKURAT BANTEN - Achraf Hakimi tampil luar biasa ketika Paris Saint-Germain (PSG) mengalahkan Le Havre dengan skor telak 5-1 dalam lanjutan Ligue 1 Prancis.

Bek kanan asal Maroko tersebut mencetak hat-trick pertamanya sepanjang karier profesional sekaligus menyumbangkan dua assist.

Penampilan gemilang Hakimi menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan PSG dan keberhasilan Luis Enrique mencatatkan rekor baru sebagai pelatih tersukses dalam sejarah klub.

PSG meraih kemenangan 5-1 saat bertandang ke markas Le Havre pada Sabtu pagi, 31 Oktober, dalam pertandingan pekan kesembilan Ligue 1 musim 2026-2027.

Baca Juga: Vincent Kompany Absen Dampingi Bayern Munich Lawan Borussia Dortmund di Der Klassiker

Hakimi menjadi pemain paling menonjol setelah mencetak tiga gol dalam pertandingan tersebut.

Catatan ini menjadi hat-trick pertama pemain berusia 27 tahun itu sepanjang kariernya, baik ketika memperkuat klub maupun tim nasional.

Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena Hakimi telah menjalani 486 pertandingan sebelum akhirnya mencatatkan tiga gol dalam satu laga.

“Ini adalah malam yang fantastis bagi saya, bukan hanya karena tim menang tetapi juga karena ini adalah hat-trick pertama saya dalam karier saya,” kata Hakimi kepada PSG TV.

“Saya merasa sangat bahagia dan berharap dapat mencetak gol sebanyak mungkin dengan seragam ini.”

Baca Juga: Presiden Federasi Sepak Bola Prancis Bela Kylian Mbappe di Tengah Kontroversi China

Pertandingan sebenarnya dimulai dengan keunggulan Le Havre melalui gol Josh Maja pada menit ke-18.

Namun, PSG mampu menyamakan kedudukan delapan menit kemudian melalui gol Mika Goets pada menit ke-26.

Dua menit berselang, Hakimi mencetak gol yang membawa PSG berbalik unggul untuk pertama kalinya.

Memasuki babak kedua, Hakimi kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua melalui tendangan bebas yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Le Havre.

PSG kemudian memperbesar keunggulan melalui gol Senny Mayulu pada menit ke-62.

Tujuh menit setelah gol tersebut, Hakimi melengkapi hat-trick pertamanya dan memastikan kemenangan besar PSG.

Menariknya, sebelum pertandingan ini, Hakimi belum mencetak satu gol pun sepanjang musim berjalan.

Selain tiga gol, kontribusi dua assist membuat Hakimi terlibat langsung dalam lima gol PSG pada pertandingan tersebut.

Ia menjadi pemain keempat yang mampu terlibat dalam lima gol dalam satu pertandingan di lima liga top Eropa selama empat musim terakhir.

Pemain terakhir yang mencatatkan pencapaian serupa di Ligue 1 adalah Neymar bersama PSG pada Agustus 2022.

Kemenangan atas Le Havre juga memberikan catatan bersejarah bagi pelatih Luis Enrique.

Pelatih asal Spanyol tersebut kini telah mengoleksi 127 kemenangan bersama PSG.

Jumlah tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Laurent Blanc dan menjadikan Enrique sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah klub.

“Saya sangat beruntung bisa melatih klub sekaliber ini dan memiliki pemain-pemain fantastis,” kata Luis Enrique di PSG TV.

“Saya sangat senang dan berharap dapat terus membuat sejarah di Paris.”

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif PSG menjadi sembilan kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.

Dari jumlah tersebut, enam kemenangan diraih secara berturut-turut di kompetisi liga domestik.

Hasil impresif ini menjadi kebangkitan penting bagi PSG setelah sebelumnya hanya mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan liga pertama.

PSG kini mengoleksi 20 poin dan menempati posisi teratas klasemen Ligue 1 Prancis.

Sebaliknya, Le Havre masih terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengumpulkan dua poin.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.