Adegan Ronaldo dan Bruno Fernandes Ini Bikin Pendukung Portugal Geram

AKURAT BANTEN - Portugal memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang jauh dari harapan setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo.
Pada laga pembuka tersebut, sejumlah pemain bintang Selecao Eropa gagal menunjukkan performa terbaik yang selama ini diharapkan publik.
Sepanjang pertandingan, permainan Portugal terlihat kurang mengalir dan berlangsung dengan tempo yang cenderung lambat.
Upaya serangan yang dibangun kerap berhasil dihentikan oleh pertahanan Republik Demokratik Kongo.
Baca Juga: Viral Pernyataan Menag soal Fir’aun, Sekjen Kemenag Ungkap Bagian yang Hilang dari Narasi
Di lini depan, Cristiano Ronaldo tampak kesulitan mendapatkan suplai bola sehingga nyaris tidak memberikan pengaruh berarti bagi timnya.
Salah satu momen yang menjadi sorotan terjadi pada awal babak kedua.
Francisco Conceicao melakukan penetrasi apik dari sisi kanan sebelum mengirimkan umpan ke area penalti.
Cristiano Ronaldo langsung menyambut bola dengan tembakan cepat, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol.
Di belakangnya, Bruno Fernandes terlihat meluapkan kekecewaannya kepada sang kapten.
Baca Juga: Portugal Gagal Menang, Thierry Henry Bongkar Kesalahan Cristiano Ronaldo yang Jarang Disadari
Banyak pengamat menilai situasi tersebut bisa berakhir berbeda apabila Ronaldo memilih mengalirkan bola kepada Bruno Fernandes.
Dengan posisi yang lebih ideal dan sudut tembak yang lebih terbuka, gelandang Portugal itu dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menciptakan ancaman bagi lawan.
Momen tersebut dinilai mencerminkan persoalan utama Portugal dalam laga ini, yakni minimnya koordinasi serta rendahnya efektivitas serangan.
Meski mendominasi penguasaan bola hingga 75 persen, Portugal hanya mampu mencatatkan tujuh tembakan dengan satu yang mengarah ke gawang.
Bahkan, nilai expected goals (xG) mereka hanya mencapai 0,65, lebih rendah dibandingkan Republik Demokratik Kongo yang membukukan 0,87.
Di balik hasil yang mengecewakan tersebut, Cristiano Ronaldo tetap berhasil mencatatkan pencapaian bersejarah.
Penampilannya melawan Republik Demokratik Kongo membuatnya menyamai rekor Lionel Messi sebagai pemain yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun.
Tak hanya itu, CR7 juga menjadi pemain tertua yang tampil sebagai starter di ajang tersebut pada usia 41 tahun 132 hari.
Usai pertandingan, pelatih Roberto Martinez menjawab kritik yang mempertanyakan keputusannya mempertahankan Cristiano Ronaldo di lapangan hingga akhir laga.
Ia berkata: “Kita perlu memanfaatkan semua pemain di lapangan. Striker perlu beroperasi di dekat area 5,5 meter dan kita harus mengarahkan bola ke posisi itu. Akan tidak logis untuk menarik keluar striker dengan gol terbanyak dalam sejarah ketika kita sangat membutuhkan gol.”
Pada pertandingan berikutnya, Portugal dijadwalkan menghadapi Uzbekistan pada 24 Juni pukul 00.00 waktu setempat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 220.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 7Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 8Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth







