Banten

Vincent Kompany Absen Dampingi Bayern Munich Lawan Borussia Dortmund di Der Klassiker

Viona Sebastian Nolani | 31 Oktober 2026, 12:29 WIB
Vincent Kompany Absen Dampingi Bayern Munich Lawan Borussia Dortmund di Der Klassiker
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany sedang dalam perawatan di rumah sakit. - fcbayern.com

AKURAT BANTEN - Bayern Munich dipastikan tidak akan didampingi pelatih Vincent Kompany dalam pertandingan besar melawan Borussia Dortmund pada 31 Oktober.

Pertandingan bertajuk Der Klassiker tersebut merupakan bagian dari lanjutan Bundesliga Jerman.

Keputusan ini diambil setelah Kompany sempat pingsan dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit pada pekan sebelumnya.

Asisten pelatih Aaron Danks menjelaskan bahwa kondisi Kompany sudah membaik setelah diperbolehkan pulang dan menjalani pemulihan di rumah.

Baca Juga: Presiden Federasi Sepak Bola Prancis Bela Kylian Mbappe di Tengah Kontroversi China

Namun, manajemen Bayern Munich meminta seluruh staf kepelatihan untuk tidak membahas persiapan pertandingan bersama pelatih asal Belgia tersebut.

“Kami belum berbicara dengan Vincent tentang sepak bola . Kami telah menerima instruksi yang jelas mengenai hal ini,” kata Danks.

“Dia butuh istirahat, pemulihan, dan waktu bersama keluarganya. Kami tidak membiarkan Vincent mengganggu pekerjaannya saat ini, sehingga ketika dia kembali, dia bisa sepenuhnya siap untuk kembali bekerja.”

Aaron Danks sendiri sebelumnya telah memimpin Bayern Munich meraih kemenangan besar 6-1 atas Magdeburg dalam pertandingan Piala Jerman pada pertengahan pekan.

Baca Juga: Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d'Or 2026, Selisih Suara Hanya 28 Poin

Ia mengatakan bahwa persiapan Bayern menghadapi Borussia Dortmund berjalan relatif normal meskipun Kompany tidak berada di pinggir lapangan.

Menurut Danks, para asisten pelatih bukan sekadar meniru gaya kepemimpinan Kompany.

Masing-masing anggota staf memiliki kemampuan dan keunggulan tersendiri yang saling melengkapi dalam mengelola tim.

Der Klassiker kali ini diperkirakan berlangsung sengit karena Bayern Munich dan Borussia Dortmund sama-sama menunjukkan performa impresif.

Bayern saat ini berada di puncak klasemen Bundesliga.

Namun, mereka hanya unggul selisih gol dari Borussia Dortmund yang menempati posisi kedua.

Kedua tim sama-sama mengoleksi 17 poin setelah menjalani tujuh pertandingan.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada malam 31 Oktober, Harry Kane diperkirakan kembali masuk dalam susunan pemain utama Bayern.

Striker berusia 33 tahun tersebut sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan ketika Bayern mengalahkan Magdeburg.

Keputusan itu diambil setelah Kane kembali dari acara penyerahan Ballon d'Or yang berlangsung di London pada 26 Oktober.

Direktur Olahraga Bayern Munich, Max Eberl, menyadari pentingnya pertandingan melawan Dortmund dalam persaingan memperebutkan gelar Bundesliga.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan Borussia Dortmund di bawah arahan pelatih Niko Kovac.

Meski demikian, Eberl tetap menegaskan ambisi Bayern untuk meraih kemenangan.

“Kami sangat menghormati Dortmund. Musim lalu, kami menang di kandang mereka, meskipun itu pertandingan yang sangat ketat. Mereka dalam performa bagus saat itu dan mereka mempertahankannya sekarang. Ini adalah 'Der Klassiker', mereka selalu menantang dan memberi tekanan pada kami.”

Eberl juga menyampaikan kepercayaannya kepada Aaron Danks dan seluruh staf kepelatihan yang sementara mengambil alih tugas Kompany.

“Keadaan yang tak terduga telah muncul. Kami memiliki tim pelatih yang bekerja sama dengan sangat baik. Kami sangat berterima kasih memiliki Aaron dan seluruh tim. Ini bukan situasi yang mudah. ​​Kami bekerja keras bersama untuk mengatasi semuanya.”

Bayern Munich kini berharap dapat mempertahankan performa positif meskipun harus menjalani pertandingan besar tanpa kehadiran langsung Vincent Kompany.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.