Video Syur Viral Pasangan di Batang Berujung Pernikahan, Polisi Buru Penyebar Konten

AKURAT BANTEN - Warganet dihebohkan dengan viralnya sebuah video syur, melibatkan sepasang kekasih di Kabupaten Batang yang bocor di berbagai platform media sosial.
Peristiwa ini memicu keresahan masyarakat sekaligus mendorong aparat kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan.
Diketahui, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang telah memanggil dua orang yang diduga merupakan pemeran dalam video tersebut.
Masing-masing berinisial SE (26) dan TA (18), yang merupakan warga setempat. Pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi asal-usul serta penyebaran konten yang semula bersifat privat.
Menurut pengakuan kedua pemeran di pemeriksaan awal, video tersebut dibuat hanya untuk konsumsi pribadi dan tidak pernah dimaksudkan untuk dipublikasikan.
Namun, tanpa diketahui penyebab pastinya, rekaman tersebut justru tersebar luas di dunia maya.
Baca Juga: DPRD Tangsel Panggil Pengembang Bintaro XChange, Diduga Penyebab Disfungsi Kali Ciputat
Kanit PPA Satreskrim Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti, menjelaskan bahwa langkah pemanggilan ini bertujuan untuk mendalami kasus sekaligus meredam dampak sosial yang timbul di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa penyelidikan tidak hanya berhenti pada klarifikasi, tetapi juga akan menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas penyebaran konten tersebut.
Adapun, setelah viralnya video tersebut, sebagai bentuk penyelesaian secara kekeluargaan, keluarga kedua belah pihak memutuskan untuk menikahkan pasangan tersebut pada 19 April 2026.
Baca Juga: Bareskrim Kejar DPO Bos Laboratorium Vape Etomidate Jakarta Frendry Dona alias Fhoku
Meski demikian, proses hukum tetap berjalan. Kepolisian kini fokus memburu pelaku yang menyebarkan video tanpa izin, yang berpotensi melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Pihak berwenang juga mengingatkan bahwa siapa pun yang ikut menyebarluaskan konten tersebut dapat dikenakan sanksi hukum.
Polres Batang mengimbau masyarakat agar tidak lagi membagikan atau menyimpan video tersebut.
Baca Juga: Dugaan Kejanggalan TPP ASN Tangsel Dilaporkan, Pemkot klaim Sudah Sesuai Prosedur
Warga yang masih memiliki salinan diminta segera menghapusnya demi menghentikan penyebaran dan meminimalkan dampak negatif yang lebih luas.
Hingga kini, polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk kemungkinan adanya kebocoran atau akses ilegal oleh pihak lain.
Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap siapa yang berada di balik penyebaran video yang semestinya bersifat pribadi ini. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!








