ASN Tangsel Didorong Aktif Bergabung di 54 Koperasi Merah Putih

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk ikut berpartisipasi dan menjadi anggota Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan menumbuhkan semangat gotong royong melalui gerakan koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan, Bachtiar Priyambodo, mengatakan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 54 Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan, dengan 8 hingga 9 koperasi di antaranya sudah beroperasi aktif.
Ia juga mengatakan, Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie sudah memberikan himbawan agar ada partisipasi dari ASN dan masyarakat dalam Koperasi Merah Putih, hal itu bertujuan untuk menjadi penggerak awal agar koperasi tumbuh dan berdaya.
“Ada imbauan dari Pak Wali, jadi disampaikan kepada seluruh ASN, kemudian lembaga kesejahteraan kelurahan seperti RTLW, Posialandu, PKK, termasuk pengusaha UMKM sekarang kan ya, untuk bisa menjadi anggotanya. ,” ujar Bachtiar, Jumat (18/10/25).
Bachtiar menjelaskan, ASN memiliki peran strategis dalam menguatkan pondasi koperasi, baik melalui keanggotaan maupun dukungan kegiatan usaha.
Baca Juga: Jaringan Penyekapan di Tangsel Terbongkar Polisi Beber Peran Masing-masing Tersangka
Menurutnya, keikutsertaan ASN juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi di lingkungan kelurahan.
"Karena nanti kan kalau keuntungan jadi anggota koperasi belanja disini, duitnya kan pertama simpanannya nggak hilang, kemudian akhir tahun dia dapet SHU, dan harganya kan murah karena dia kerjasama dengan BUMN yang tadi yang saya sampaikan," katanya.
Untuk tahap awal, Pemkot Tangsel memfokuskan Koperasi Merah Putih pada usaha gerai sembako, karena perizinannya sederhana dan langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
“Modal koperasi bisa berasal dari pinjaman, hibah, maupun iuran anggota. Dengan banyaknya ASN yang ikut, koperasi punya modal lebih kuat untuk mengembangkan usaha, seperti gerai sembako atau gudang penyimpanan,” ucapnya.
Salah satu koperasi yang sudah berjalan baik adalah Koperasi Merah Putih Pondok Aren, yang kini memiliki lebih dari 600 anggota, termasuk ASN dan warga sekitar.
Selain mendorong keanggotaan, Dinas Koperasi juga memberikan pembinaan dan pelatihan bagi pengurus koperasi, serta memfasilitasi kerja sama dengan BUMN sektor pangan seperti Bulog dan ID Food, agar koperasi bisa menjadi penyalur bahan kebutuhan pokok dengan harga stabil.
“Kami ingin koperasi ini benar-benar menjadi wadah ekonomi bersama, di mana ASN bisa berperan aktif sebagai anggota yang memberi contoh dan mendorong masyarakat ikut membangun ekonomi dari bawah,” pungkas Bachtiar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







