Dikejar dan Dibacok, Remaja Jadi Korban Tawuran Brutal di Jakarta Selatan

Akurat Banten - Suasana sunyi di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mendadak berubah mencekam.
Seorang remaja berusia 15 tahun, berinisial FA, jadi korban kebrutalan sekelompok pemuda tak dikenal.
Ia mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam jenis celurit saat sedang mengendarai motor.
Kejadian ini sempat terekam kamera warga dan videonya tersebar luas di media sosial.
Terlihat dalam video tersebut, FA tengah mengendarai sepeda motor dan dikejar oleh dua orang pemuda lainnya.
Baca Juga: Medvedev Bongkar Isu Mengejutkan, Iran Diduga Bakal Dapat Kiriman Senjata Nuklir dari Negara Sahabat
Salah satu dari pengejarnya membawa celurit dan langsung menyerang saat FA jatuh menabrak tembok.
“Memang benar, identitas pelaku sudah kami dapatkan. Menariknya, pelaku juga masih tergolong anak di bawah umur,” ungkap Kompol Suparmin, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru.
Menurut informasi awal, FA sebenarnya tidak mengenal pelaku.
Serangan ini diduga berkaitan dengan aksi tawuran antar kelompok remaja yang semakin meresahkan.
Polisi pun meyakini bahwa insiden ini bukanlah kasus perampokan atau dendam pribadi.
“Antara korban dan pelaku tidak saling kenal. Ini murni karena aksi tawuran liar,” tegas Suparmin.
Korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, dan kondisinya mulai membaik.
Baca Juga: Siap-siap! PPDB SMP Negeri Tangsel 2025 Resmi Dibuka Besok, Ini Jadwal Lengkap dan Kuotanya
Namun hingga artikel ini ditulis, pihak kepolisian belum bisa menggali keterangan langsung dari FA.
“Kalau tidak ada halangan, korban mungkin hari ini bisa keluar dari rumah sakit. Baru setelah itu kami akan mintai keterangan secara lengkap,” tambah Suparmin.
Pihak keluarga FA sudah melaporkan kejadian ini secara resmi. Polisi pun terus mendalami motif dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain.
Identitas penyerang telah dikantongi dan tim sudah mulai bergerak melakukan pencarian.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat dan para orang tua akan bahaya aktivitas remaja di luar rumah saat larut malam.
Tawuran remaja bukan hanya soal saling ejek, tetapi bisa berujung pada nyawa dan luka serius.
Aparat berharap pelaku bisa segera diamankan agar proses hukum dapat berjalan dan peristiwa serupa tidak terulang kembali.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 2TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 3Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 4Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 5Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 6Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 7Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Chelsea Bikin MU Makin Merana, Setan Merah Terancam Terjerumus ke Jurang Degradasi!
- 10MU Kembali Hancur! Martinez Kartu Merah, Chelsea Menang 2-0 dan Bikin Carrick Makin Tertekan









