Pria Bersenjata Tajam Diamankan Polisi di Kembangan, Warga Geger

Akurat Banten - Kawasan Kembangan, Jakarta Barat, mendadak riuh pada Rabu, 17 September 2025 malam setelah seorang pria diduga hendak melakukan aksi penyerangan menggunakan senjata tajam.
Peristiwa tersebut menarik perhatian warga sekitar lantaran polisi bergerak cepat mengamankan pelaku sebelum insiden lebih lanjut terjadi.
Kapolsek Kembangan, Kompol Moch Taufik Iksan Taufik, mengonfirmasi penangkapan tersebut saat dihubungi awak media.
“Nanti, masih diperiksa. Belum berkelahi, tapi (terduga pelaku) datang ke TKP, di kantong ada sajam,” ujar Taufik.
Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan keterangan terkait insiden itu, termasuk tujuan pelaku membawa senjata tajam ke lokasi.
Ia memastikan bahwa proses pemeriksaan berjalan intensif untuk mengungkap latar belakang kejadian.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Rachmat, menyebut pihaknya terus mendalami dugaan keterlibatan pelaku.
“Masih pemeriksaan dan pendalaman,” singkatnya.
Kesibukan warga sekitar sempat terhenti ketika aparat menangkap pria tersebut.
Seorang saksi mata bernama Nisa yang kebetulan berada di lokasi menyampaikan bahwa suasana cukup mencekam begitu polisi datang.
“Kronologi jelasnya kurang paham, karena saya tadi di dalam Alfamart samping lokasi kejadian, baru pas ramai-ramai keluar,” kata Nisa.
Baca Juga: Misteri Hilangnya Pendemo Terkuak, Polisi Temukan Eko di Kalimantan dan Bima di Malang
Ia melihat kerumunan yang tiba-tiba terbentuk di sekitar jalan.
Menurut penuturannya, pria yang ditangkap membawa sebilah pisau di dalam saku.
Namun, dia tidak sendirian.
Satu perempuan diduga rekan pelaku diketahui menunggu di dalam sebuah mobil yang terparkir di dekat minimarket.
“Pelaku yang mau tusuk dengan pisau satu (orang), tapi mereka berdua pelaku dengan cewek, tunggu dalam mobil dan parkir di Alfamart,” ungkap Nisa.
Meski begitu, situasi tidak sampai menelan korban jiwa.
Korban, seorang pria warga sekitar, berhasil selamat karena warga lebih dulu sigap melerai.
“Diamankan warga dulu ke rumah yang di dekat situ, tak lama polisi dan TNI datang. Kayaknya pas polisi dan TNI lagi mau patroli dekat lokasi kejadian,” sambungnya.
Kehadiran aparat gabungan membuat situasi segera terkendali.
Pelaku langsung digiring ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, motif di balik aksinya belum terungkap secara jelas.
Namun, keberadaan senjata tajam di tangan pelaku menjadi alasan kuat aparat untuk melakukan penahanan sementara.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam, dan polisi meminta masyarakat tetap tenang.
Warga sekitar pun berharap aparat dapat mengungkap alasan pelaku membawa senjata tajam sehingga peristiwa serupa tidak terulang.
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran cepat masyarakat dan aparat sangat krusial dalam mencegah tindak kriminal berkembang lebih jauh.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!








