Indonesia Tunjukkan Konsistensi Diplomasi lewat Dukungan Prabowo pada Qatar

Akurat Banten - Guru Besar Politik Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Ali Muhammad, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto yang menyuarakan dukungan terhadap Qatar mencerminkan konsistensi Indonesia dalam menjalankan amanat konstitusi.
“Konstitusi kita jelas menyebutkan, Indonesia harus ikut serta menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Jadi sikap Presiden bukan sekadar wacana politik, melainkan mandat konstitusional,” kata Prof. Ali.
Menurutnya, dukungan yang disampaikan Prabowo tidak hanya memiliki makna simbolis, tetapi juga strategis.
Dari sisi simbolis, Indonesia memperlihatkan sikap moral bahwa setiap bentuk agresi militer terhadap negara berdaulat tidak bisa dibenarkan.
Sedangkan dari dimensi strategis, langkah tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai negara berpengaruh di kawasan dan kredibel di mata internasional.
“Indonesia adalah middle power yang punya tanggung jawab menjaga perdamaian global,” ujarnya.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat Pakai Bawang Putih, Bye Perawatan Dokter Kecantikan
Prof. Ali menambahkan, kunjungan Presiden Prabowo ke Doha pada Jumat (12/9) lalu serta pernyataan dukungan kepada Emir Qatar menunjukkan arah diplomasi Indonesia yang lebih proaktif.
“Ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tapi langkah untuk mempertegas posisi Indonesia di kancah global,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan terhadap Qatar tidak bisa dilepaskan dari isu yang lebih besar, yakni konflik Israel-Palestina.
Menurut dia, apa yang terjadi di Gaza merupakan bentuk genosida modern.
“Blokade bantuan kemanusiaan, pembatasan pangan dan obat-obatan, serta serangan militer masif telah melahirkan krisis kemanusiaan,” jelasnya.
Prof. Ali menilai, fokus dunia seharusnya tidak hanya berhenti pada solidaritas terhadap Qatar, tetapi juga diarahkan pada penyelesaian akar konflik yang selama puluhan tahun mendera Palestina.
“Dukungan ke Qatar memang relevan, namun tragedi di Gaza yang sudah menelan puluhan ribu korban jiwa jauh lebih mendesak untuk disoroti,” tegasnya.
Menurutnya, sikap Indonesia yang mendukung Qatar harus dipandang sebagai bagian dari upaya diplomasi yang lebih luas untuk menegakkan hukum internasional.
Baca Juga: Tiga Asosiasi Pengusaha Kompak Kawal Kehalalan Program Makan Bergizi Gratis
“Indonesia menunjukkan keberpihakan pada prinsip, bukan pada kepentingan sesaat,” tambahnya.
Ia menekankan, ketika Indonesia mengambil peran aktif di level internasional, hal itu memperkuat reputasi negara sebagai bangsa yang konsisten mengusung perdamaian.
“Inilah esensi diplomasi kita, menjaga perdamaian dunia sesuai konstitusi,” pungkasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










