Tabrak Ojol hingga Tewas, Mobil Listrik Naik Trotoar dan Hantam Warung di Antasari

Akurat Banten - Kecelakaan tragis kembali terjadi di Ibu Kota. Sebuah mobil listrik merek Hyundai Ioniq dikemudikan seorang pria berinisial G, diduga menjadi penyebab kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial IS di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Rabu, 30 Juli 2025.
Insiden tersebut berlangsung di Jalan Pangeran Antasari, tepatnya di dekat persimpangan Pasar Inpres.
Diduga kuat, sopir mobil hilang kendali sehingga menabrak pengendara motor yang melintas dari arah berlawanan.
“Mobil itu datang dari arah selatan menuju utara, dan sesampainya di persimpangan, pengemudi tampaknya tidak konsentrasi dan kurang hati-hati,” ujar Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto.
Benturan keras membuat sepeda motor yang dikendarai korban terpental.
Baca Juga: Pasokan BBM di Jember Diperkuat, Distribusi Dipantau Ketat Demi Stabilitas Publik
IS meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan penumpangnya yang berinisial MG hanya mengalami luka ringan.
Tak hanya itu, kendaraan mobil juga terus melaju naik ke atas trotoar dan menabrak sebuah warung nasi yang berada di pinggir jalan.
Warga yang berada di sekitar lokasi mengaku terkejut mendengar suara keras dari arah jalan.
“Kami kira ada ledakan, ternyata mobil nabrak motor dan warung. Orang-orang langsung lari ke tempat kejadian,” kata Roni (34), seorang saksi mata.
Selain menewaskan korban, peristiwa ini juga menyebabkan kerusakan pada dua kendaraan dan bangunan warung nasi.
Warung sederhana yang sehari-hari beroperasi hingga larut malam itu mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan samping.
Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan mobil dan motor yang terlibat dalam insiden ini.
Baca Juga: Ternyata Arya Daru Latihan Bunuh Diri Sejak 2013 Hingga Hubungi Orang Penting Ini Agar Berhasil?
Sementara itu, pengemudi mobil tengah dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
"Kami sedang lakukan penyelidikan mendalam. Olah tempat kejadian perkara telah dilakukan, dan kami juga menunggu hasil pemeriksaan teknis kendaraan," tambah Mujiyanto.
Hingga saat ini, belum diketahui apakah pengemudi berada di bawah pengaruh zat tertentu saat kejadian berlangsung.
Namun polisi memastikan akan melakukan tes lengkap, termasuk tes urine terhadap pengemudi Hyundai Ioniq tersebut.
Keluarga korban IS kini tengah berduka dan berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.
“Kami ingin keadilan. Keluarga kami meninggal saat bekerja mencari nafkah,” ujar salah satu anggota keluarga korban yang enggan disebut namanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan konsentrasi dalam berkendara, terlebih di malam hari saat lalu lintas relatif sepi namun tetap menyimpan potensi bahaya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 7Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 8Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo







