Pasokan BBM di Jember Diperkuat, Distribusi Dipantau Ketat Demi Stabilitas Publik

Akurat Banten - Upaya luar biasa dilakukan PT Pertamina Patra Niaga untuk menstabilkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Setelah beberapa waktu terakhir terjadi kelangkaan yang menimbulkan kekhawatiran publik, kini distribusi BBM di wilayah tersebut mengalami percepatan signifikan dengan tambahan pasokan harian mencapai lebih dari 2.000 kiloliter.
“Pasokan BBM ke Jember kini diperkuat hingga 100 persen dibandingkan hari biasa, dengan pengiriman lebih dari 2.000 KL per hari,” ujar Sales Branch Manager Pertamina Jember, Hendra Saputra.
Langkah agresif ini merupakan respons atas gangguan distribusi sebelumnya yang dipicu oleh tertutupnya jalur nasional di kawasan Gumitir, penghubung utama Jember-Banyuwangi.
Dampaknya sempat terasa luas di berbagai sektor, mulai dari transportasi hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca Juga: KPK Dalami Jejak Investasi Fiktif, Eks Direksi Taspen dan Tokoh Pasar Modal Dipanggil
Kini, pengiriman BBM dilakukan tidak hanya dari depot terdekat, namun juga melibatkan dukungan lintas wilayah dari Terminal BBM di Semarang, Maos, Rewulu, dan Boyolali.
Armada pengangkut juga ditambah menjadi 93 unit, naik dari sebelumnya 86 kendaraan.
“Kami pastikan proses distribusi dilakukan secara menyeluruh dan dipercepat. Evaluasi harian menjadi bagian penting dari strategi kami untuk memastikan kestabilan pasokan,” lanjut Hendra.
Pemerintah Kabupaten Jember pun tak tinggal diam. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan bahwa pihaknya bersinergi erat dengan Pertamina dalam menyusun langkah-langkah cepat dan terukur agar situasi tak berlarut.
“Kami mencari solusi konkrit untuk mengatasi kelangkaan BBM. Kami tidak mencari siapa yang salah, yang terpenting adalah memastikan masyarakat mendapat akses BBM secara adil dan aman,” katanya.
Fawait menambahkan bahwa Pemkab Jember saat ini terus melakukan pemantauan langsung terhadap 40 SPBU umum serta 1 SPBU khusus nelayan di wilayah pesisir.
Tim gabungan dari dinas terkait, kata dia, bekerja siang malam memastikan distribusi merata hingga ke pelosok.
Langkah ini membawa hasil positif.
Baca Juga: Fitnah Sarwendah di Tiktok Viral, Mantan Istri Ruben Onsu Langsung Ambil Tindakan!
Berdasarkan pantauan lapangan, antrean panjang yang sebelumnya tampak di beberapa SPBU kini sudah jauh berkurang.
Bahkan, di beberapa lokasi, antrean hanya terjadi di dalam area SPBU saja, tidak sampai meluber ke jalan.
“Kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan Pertamina adalah kunci untuk menjaga kelangsungan layanan publik di tengah situasi sulit,” ujar Fawait.
Langkah cepat dan terintegrasi ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan krisis sesaat, namun juga menjadi model penanganan pasokan BBM di masa mendatang, terutama ketika gangguan infrastruktur terjadi secara mendadak.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 7Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 8Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'









