Banten

Setelah Diresmikan Presiden Jokowi Bendungan Karian Mendadak Jadi Wisata

Ratu Tiarasari | 19 Januari 2024, 08:30 WIB
Setelah Diresmikan Presiden Jokowi Bendungan Karian Mendadak Jadi Wisata

AKURAT BANTEN - Ngopi sore di Bendungan Karian. Itulah kata yang terdengar dari sejumlah warga yang berkunjung ke bendungan karian yang diresmikan Presiden Joko Widodo, pada Senin (8/1/2024).

Bendungan yang disebut-sebut terbesar ketiga yang dibangun Presiden Joko Widodo, dengan anggaran sebesar Rp2,2 triliun dari APBN mendadak menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Lebak, Banten.

Ya, di bendungan tersebut sudah mulai banyak rakit terbuat dari bambu yang dilengkapi mesin tempel berlalu lalang membawa penumpang. Mereka yang memiliki keahlian dan keberanian bisa mengais rezeki dari penumpang. Bagi mereka yang tidak memiliki keahlian dan keberanian tentu hanya bisa melihat dan jadi penonton saja.

Kepala Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, H. Atmajaya mengatakan, bendungan karian bisa menjadi wisata bagi para wisatawan. Namun begitu kata dia, karena bendungan ini baru diresmikan pengunjung diminta untuk berhati-hati terutama mereka yang naiki rakit.

"Bendungan ini kan dalam dan baru diresmikan. Saya sarankan mereka yang mengelola usaha rakit untuk berhati-hati dan mengingatkan penumpang. Untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan keselamatan penumpang ini harus ada tim profesional di bidang ini," katanya, Kamis (18/1/2024).

Namun, saat ditanya masih adakah warga Desa Pajagan yang lahannya terkena pembebasan dan belum terselesaikan uang ganti rugi. Ia mengatakan masih ada dan tinggal menunggu pembayaran.

"Kalau itu masih ada, empat bidang lagi yang belum. Tinggal nunggu pembayaran," ungkapnya.

Sementara, Abdurohman warga Desa Bungur Mekar mengatakan, masih terdapat puluhan bidang lahan warga di Desa Bungur Mekar pembayaran UGR nya belum terselesaikan. Bahkan ada lahan milik pemuda yang sudah tergenang air dan sudah pemberkasan itu belum jelas statusnya.

"Masih ada puluhan bidang tanah di Bungur Mekar belum dibayar. Besok, Jum'at (19/1/2024) kami akan minta kejelasan dari Pemkab Lebak soal itu, termasuk status lahan milik pemuda," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.