Setelah Diresmikan Presiden Jokowi Bendungan Karian Mendadak Jadi Wisata

AKURAT BANTEN - Ngopi sore di Bendungan Karian. Itulah kata yang terdengar dari sejumlah warga yang berkunjung ke bendungan karian yang diresmikan Presiden Joko Widodo, pada Senin (8/1/2024).
Bendungan yang disebut-sebut terbesar ketiga yang dibangun Presiden Joko Widodo, dengan anggaran sebesar Rp2,2 triliun dari APBN mendadak menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Lebak, Banten.
Ya, di bendungan tersebut sudah mulai banyak rakit terbuat dari bambu yang dilengkapi mesin tempel berlalu lalang membawa penumpang. Mereka yang memiliki keahlian dan keberanian bisa mengais rezeki dari penumpang. Bagi mereka yang tidak memiliki keahlian dan keberanian tentu hanya bisa melihat dan jadi penonton saja.
Kepala Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, H. Atmajaya mengatakan, bendungan karian bisa menjadi wisata bagi para wisatawan. Namun begitu kata dia, karena bendungan ini baru diresmikan pengunjung diminta untuk berhati-hati terutama mereka yang naiki rakit.
- Baca Juga: Tidak Bisa Tahan Nafsu, Dukun Cabul di Serang Gagahi Pasien saat Mandi Kembang
- Baca Juga: Crazy Rich Surabaya Budi Said Tersangka Korupsi Emas PT Antam
- Baca Juga: Pemerintah Berencana Naikkan Pajak Motor Bensin agar Beralih ke Motor Listrik
"Bendungan ini kan dalam dan baru diresmikan. Saya sarankan mereka yang mengelola usaha rakit untuk berhati-hati dan mengingatkan penumpang. Untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan keselamatan penumpang ini harus ada tim profesional di bidang ini," katanya, Kamis (18/1/2024).
Namun, saat ditanya masih adakah warga Desa Pajagan yang lahannya terkena pembebasan dan belum terselesaikan uang ganti rugi. Ia mengatakan masih ada dan tinggal menunggu pembayaran.
"Kalau itu masih ada, empat bidang lagi yang belum. Tinggal nunggu pembayaran," ungkapnya.
Sementara, Abdurohman warga Desa Bungur Mekar mengatakan, masih terdapat puluhan bidang lahan warga di Desa Bungur Mekar pembayaran UGR nya belum terselesaikan. Bahkan ada lahan milik pemuda yang sudah tergenang air dan sudah pemberkasan itu belum jelas statusnya.
"Masih ada puluhan bidang tanah di Bungur Mekar belum dibayar. Besok, Jum'at (19/1/2024) kami akan minta kejelasan dari Pemkab Lebak soal itu, termasuk status lahan milik pemuda," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9Bahlil Bikin Kejutan Jelang 2029, Bukan Nyapres Malah Pilih Bertarung dari Papua
- 10Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas









