Bahlil Bikin Kejutan Jelang 2029, Bukan Nyapres Malah Pilih Bertarung dari Papua

AKURAT BANTEN – Arah politik Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menjelang Pemilu 2029 mulai terlihat.
Bahlil disebut tidak akan mengambil bagian dalam persaingan pemilihan presiden, melainkan memilih maju sebagai calon anggota legislatif dari Papua.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan bahwa rencana tersebut telah disampaikan Bahlil dalam forum internal partai.
Dengan keputusan itu, fokus Bahlil pada Pemilu 2029 diarahkan pada perebutan kursi di parlemen.
Baca Juga: Antrean BBM Makassar Bikin Geger, Bahlil Ungkap Ada Tangki Mobil Bisa Tampung 1 Ton!
Menurut Sarmuji, pilihan Bahlil untuk maju sebagai anggota DPR tidak hanya berkaitan dengan kepentingan politik pribadinya.
Ketua Umum Golkar itu ingin ikut memikul tanggung jawab dalam upaya meningkatkan jumlah kursi partai di parlemen.
Bahlil juga disebut ingin memberikan contoh kepada para kader Golkar yang saat ini berada di pemerintahan.
Para menteri dari Partai Golkar diharapkan tidak hanya menjalankan tugas pemerintahan, tetapi turut berkontribusi terhadap penguatan partai dalam kontestasi legislatif.
Baca Juga: Reshuffle Prabowo Bikin Geger! Bukan Cuma Menkeu, Pengamat Soroti Bahlil dan Zulhas
Rencana tersebut sekaligus memberikan gambaran berbeda mengenai posisi Bahlil dalam dinamika politik menuju 2029.
Namanya sebelumnya sempat dikaitkan dengan berbagai kemungkinan dalam kontestasi politik nasional, termasuk pembahasan mengenai calon presiden maupun wakil presiden.
Namun, berdasarkan keterangan terbaru dari internal Golkar, Bahlil justru memilih jalur legislatif.
Daerah pemilihan Papua menjadi wilayah yang dipersiapkan sebagai tempat pencalonannya.
Baca Juga: Bahlil Pastikan B50 Meluncur Juli 2026, Indonesia Siap Kurangi Ketergantungan Impor Diesel
Pilihan Papua memiliki kaitan dengan perjalanan hidup Bahlil. Ia memang memiliki hubungan panjang dengan wilayah tersebut.
Karena itu, rencana maju dari Papua bukan sepenuhnya merupakan wacana baru.
Pembicaraan mengenai Bahlil maju sebagai calon anggota legislatif sebenarnya telah muncul sejak sebelumnya.
Pada Februari 2026, Sarmuji juga pernah menyampaikan bahwa Bahlil telah menentukan pilihan untuk bertarung dalam Pileg 2029 dan mengarah ke daerah pemilihan Papua.
Baca Juga: Bahlil Pastikan Tak Ada Pemadaman Listrik, Meski Pasokan Batu Bara PLN Masih Bermasalah
Kabar mengenai Bahlil yang tidak akan maju sebagai calon presiden juga sempat disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan atau Zulhas.
Dalam sebuah acara politik, Zulhas menyebut dirinya dan Bahlil tidak akan maju dalam Pilpres 2029.
Pernyataan itu disampaikan dalam suasana santai ketika membicarakan arah dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Meski demikian, keputusan Bahlil untuk tidak maju sebagai capres tidak secara otomatis menentukan arah Partai Golkar dalam Pilpres 2029.
Baca Juga: Indonesia Usul Jadi Pusat Cadangan Minyak ASEAN, Bahlil: Ini Soal Bertahan Hidup
Siapa tokoh yang nantinya akan didukung partai tetap menjadi bagian dari proses politik dan keputusan internal.
Di sisi lain, Golkar juga menghadapi target untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kekuatan politiknya di parlemen.
Langkah Bahlil turun langsung dalam Pileg dapat menjadi bagian dari konsolidasi tersebut.
Dengan memilih jalur legislatif, Bahlil akan menghadapi kontestasi yang berbeda dari pemilihan presiden.
Baca Juga: Harga LPG Nonsubsidi Melonjak 19 Persen, Bahlil Tegaskan Ikuti Mekanisme Pasar Global
Perolehan suara di daerah pemilihan akan menjadi faktor penting apabila rencana tersebut diwujudkan dalam pencalonan resmi.
Untuk saat ini, posisi Bahlil tetap sebagai Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Perkembangan selanjutnya akan ditentukan oleh proses internal partai serta tahapan resmi Pemilu 2029 yang akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Babak Baru Sengkarut Tagihan Tirta Benteng: Pelanggan Bawa Teknisi Ahli, Telanjangi Asumsi Sepihak PDAM
- 5Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 6Mahfud MD Sebut Kejahatan Terburuk dalam Sejarah Polri, Nama Listyo Sigit Jadi Sorotan!
- 7Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 8Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






